bogortraffic.com, TANGERANG – Di tengah hiruk-pikuk Bandara Soekarno-Hatta yang tak pernah tidur, hadir sosok Kombes Pol Wisnu Wardhana sebagai Kapolresta Bandara Soetta.
Mengabdi di pintu gerbang utama negara, alumnus Akademi Kepolisian 2004 ini membuktikan bahwa kewibawaan kepolisian hadir melalui ketulusan dan pendekatan yang humanis.
Dalam kepemimpinannya, Wisnu mengedepankan asas restorative justice untuk memberikan penyelesaian hukum yang berkeadilan dan berhati nurani bagi masyarakat.
Tak hanya urusan hukum, kepeduliannya nyata terlihat saat erupsi Gunung Anak Krakatau melanda. Jajarannya terjun langsung membagikan masker guna membantu masyarakat dan calon penumpang menghadapi dampak abu vulkanik.
“Ketika masyarakat menghadapi situasi sulit, di situlah kami harus hadir. Bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.
Kepedulian serupa juga ditunjukkan saat membantu seorang ibu dan balitanya yang terlunta-lunta kehabisan bekal di bandara akibat dana refund tiket yang belum cair. Bagi Wisnu, respons cepat mengatasi kesulitan warga adalah bentuk tanggung jawab moral mendasar seorang aparat keamanan.
Sikap mengayomi tersebut turut dirasakan di internal kepolisian. Wisnu dikenal sebagai figur pimpinan yang adil dan rutin mendengarkan aspirasi jajarannya.
“Pak Wisnu itu pemimpin yang tidak segan turun ke bawah. Beliau tahu kondisi anggotanya,” ujar salah satu personel Polresta Bandara Soetta.





