Pemkot Bogor Akan Reduksi 216 Angkot Tua, Digantikan Biskita Transpakuan

Pemkot Bogor Akan Reduksi 216 Angkot Tua

bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mempercepat upaya penataan transportasi perkotaan dengan mengurangi jumlah angkutan kota (angkot) tua yang beroperasi di wilayahnya. Setidaknya 216 unit angkot yang sudah berusia di atas 20 tahun akan segera direduksi secara bertahap.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bagian dari program modernisasi sistem transportasi publik serta peningkatan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat pengguna jasa angkutan umum.

Bacaan Lainnya

“Ada sekitar 216 angkot yang sudah melebihi batas umur. Kami akan lakukan reduksi secara bertahap,” ujar Jenal Mutaqin dalam pernyataan resminya.

Pemkot Bogor tidak hanya mengurangi jumlah angkot tua, tetapi juga menggantikannya dengan moda transportasi publik modern seperti Biskita Transpakuan, sistem bus rapid transit berbasis listrik yang kini telah melayani beberapa koridor di kota hujan itu.

“Angkot yang direduksi akan digantikan oleh moda transportasi publik lain seperti Biskita Transpakuan,” lanjut Jenal.

Pemkot pun tengah merancang penambahan koridor baru untuk layanan Biskita, sehingga konektivitas antarwilayah di Kota Bogor dapat terlayani secara optimal. Jika rencana ini terealisasi, jumlah angkot di Kota Bogor akan semakin berkurang signifikan.

646 Angkot Sudah Direduksi Sejak 2019

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Bogor, sejak tahun 2019 hingga 2025, Pemkot telah berhasil mereduksi 646 unit angkot. Ini menunjukkan konsistensi dalam transformasi transportasi publik menuju sistem yang lebih ramah lingkungan dan terintegrasi.

Langkah ini sejalan dengan visi Kota Bogor untuk menjadi kota yang lebih tertata, nyaman, dan layak huni, serta mendukung pengurangan emisi kendaraan bermotor dan kemacetan lalu lintas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan