Targetkan Mudik Bersih, Menteri Hanif  Dorong Terminal Jadi Contoh Pengelolaan Limbah

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melanjutkan pemantauan hari kedua gerakan “Mudik Minim Sampah”

bogortraffic.com, SEMARANGMenteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melanjutkan pemantauan hari kedua gerakan “Mudik Minim Sampah”.

Hanif mengunjungi sejumlah terminal utama di jalur Semarang-Surabaya guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran 2026.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kunjungan tersebut meliputi Terminal Mangkang Semarang, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Sragen, Terminal Kertonegoro Ngawi, hingga Terminal Purabaya Sidoarjo.

Pemantauan ini krusial mengingat lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan mencapai 143,91 juta orang berdasarkan data Kementerian Perhubungan.

Tingginya angka pemudik tahun ini berpotensi menimbulkan sekitar 71.960 ton sampah di berbagai fasilitas publik.

Menteri Hanif menekankan bahwa kunci penanganan masalah ini bukan hanya pada pengangkutan, melainkan pemilahan dari sumbernya.

 

“Hari ini saya mencoba yang luar tol terkait pelayanan bagi pemudik di terminal-terminal. Kalau idealnya penanganan sampah di terminal memang harus memiliki fasilitas. Namun demikian karena sampahnya sedikit, yang tidak kalah penting adalah pemilihannya,” ujar Menteri Hanif saat meninjau Terminal Mangkang Semarang.

Selain urusan sampah, Menteri Hanif juga menyoroti aspek legalitas dan standar pengelolaan lingkungan di setiap titik transportasi massal.

Ia menegaskan akan mengawal agar setiap terminal dan stasiun memiliki izin yang sesuai.

 

“Kami akan mendorong seluruh terminal maupun stasiun untuk segera memenuhi dokumen lingkungan dan tentu ini penting bagi aktivitasnya,” tambah Menteri Hanif saat ditemui wartawan.

Melalui gerakan “Mudik Minim Sampah”, KLH/BPLH berharap fasilitas publik dapat menjadi contoh pengelolaan limbah yang baik.

Dengan pengawasan yang tepat, edukasi kepada masyarakat, serta penyediaan fasilitas yang memadai, diharapkan perjalanan mudik masyarakat tahun ini dapat berlangsung bersih, nyaman, dan aman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan