Konektivitas Aglomerasi: Walkot Dedie Usul LRT dan TransJakarta Masuk ke Bogor

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta.

bogortraffic.com, JAKARTAWali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengusulkan perluasan layanan LRT Jabodebek dan TransJakarta hingga ke wilayah Bogor.

Usulan strategis ini disampaikan dalam pertemuan bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI, Senin (4/5/2026), guna memperkuat konektivitas di kawasan aglomerasi.

Bacaan Lainnya

Dedie menekankan bahwa masalah kemacetan di kawasan penyangga tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

LRT Jabodebek: Kelanjutan pengembangan jalur menuju Bogor.

TransJakarta: Peluang pembukaan rute baru yang menjangkau Bogor, termasuk koneksi menuju Terminal Bubulak.

“Isu transportasi harus diselesaikan dalam kerangka aglomerasi agar penanganannya lebih komprehensif dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dedie dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Selain transportasi, pertemuan tersebut juga membahas isu krusial lainnya yang membutuhkan kerja sama hulu-hilir, di antaranya:

  1. Penanganan Banjir: Sinkronisasi pengelolaan aliran sungai lintas daerah.
  2. Isu Lingkungan:Pengelolaan sampah, pelestarian lingkungan, dan mitigasi kebakaran.

Dedie menegaskan bahwa posisi Bogor sebagai penyangga utama Jakarta kini semakin kuat dengan adanya landasan hukum nasional mengenai kawasan aglomerasi Jabodetabek.

Hal ini diharapkan membuat koordinasi antarwilayah menjadi lebih terstruktur dan efektif.

“Kolaborasi harus diperkuat agar manfaat pembangunan dirasakan merata oleh seluruh masyarakat di Jabodetabek,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan