Jabar Siap Jadi Episentrum Maritim, Day of The Seafarer 2026 Resmi Diluncurkan

Kepala Pelaksana Badan pengelola kawasan Rebana, Bapak Helmi Yahya sudah menerima proposal DoTS 2026

bogortraffic.com, BOGOR – Jawa Barat bersiap mengambil peran strategis dalam industri maritim nasional melalui gelaran Day of The Seafarer (DoTS) 2026.

Mengantongi dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, ajang ini menjadi momentum bagi Jabar untuk tidak lagi sekadar menjadi “penonton” dalam ekosistem pelayaran dan logistik laut.

Bacaan Lainnya

​Dengan tema “From Policy to Practice: Powering Maritime Excellence”, DoTS 2026 akan menjadi ruang konsolidasi antara regulator, pemilik kapal (shipowner), operator pelabuhan, hingga akademisi.

​Ketua Pelaksana DoTS 2026, Dede Saputra, menegaskan bahwa potensi besar Jawa Barat seperti Pelabuhan Patimban, kawasan Rebana, dan industri galangan kapal harus dioptimalkan.

​”Kalau Jawa Barat ingin menjadi pusat pertumbuhan baru nasional, maka industri maritimnya harus mengambil peran aktif dalam rantai logistik, investasi, dan pengembangan SDM pelaut,” ujar Dede dalam keterangannya di Bogor.

​Dede juga menyoroti posisi pelaut sebagai tulang punggung konektivitas nasional yang sering terlupakan.

“Tanpa pelaut, kapal tidak bergerak. Jika kapal tidak bergerak, logistik nasional akan lumpuh,” tambahnya.

​Beberapa isu krusial yang akan dibahas dalam forum strategis nanti meliputi:

  1. ​Perlindungan dan kesejahteraan pelaut Indonesia.
  2. ​Penguatan industri pelayaran dan investasi maritim di Jawa Barat.
  3. ​Konektivitas logistik laut dan posisi Indonesia di kancah global.

​Rangkaian Acara di Jawa Barat

  1. ​Perhelatan ini akan berlangsung pada 24–27 Juni 2026 dengan tiga agenda utama:
  2. ​Maritime Career & Industry Expo: Bursa kerja dan pameran industri.
  3. ​Strategic Maritime Forum: FGD dan Gala Dinner antar- stakeholder.
  4. ​Fun Walk & Konser Rakyat: Upaya mendekatkan isu maritim kepada masyarakat luas.

​Selain forum diskusi, DoTS 2026 akan menghadirkan business matching, aktivasi UMKM, hingga pelayanan maritim.

Ajang ini diharapkan menjadi panggung pembuktian bahwa Jawa Barat siap memimpin masa depan maritim Indonesia demi memperkuat posisi bangsa sebagai poros maritim dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan