Tak Ambil Cuti, Totalitas Presiden Jokowi saat Kerja Meski Sedang Rayakan Ultah

Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2024, pada Jumat, 14 Juni 2024, di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)

bogortraffic.com, BOGOR- Presiden Joko Widodo (Jokowi) merayakan ulang tahunnya yang ke-63 hari ini, Jumat (21/6/2024). Meskipun merupakan hari istimewa, Jokowi tetap menjalankan tugas seperti biasa dengan berkantor di Istana Presiden, Jakarta.

“Hari ini Presiden berkantor di Istana seperti biasa,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres) Yusuf Permana kepada wartawan. Yusuf juga menambahkan bahwa Jokowi tidak memiliki tradisi merayakan ulang tahun secara khusus. “Beliau tidak pernah merayakan acara hari ulang tahun,” tambahnya.

Berita Lainnya

Jokowi lahir pada 21 Juni 1961 di Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia, Jokowi telah menjabat sejak 20 Oktober 2014. Sebelum menjadi Presiden, ia dikenal sebagai Wali Kota Surakarta dan kemudian Gubernur DKI Jakarta.

Lahir dari pasangan Noto Miharjo dan Sujiatmi, Jokowi adalah anak sulung dari empat bersaudara. Ia memiliki tiga adik perempuan, yaitu Lit Sriyantini, Ida Yati, dan Titik Relawati. Pada tahun 1986, Jokowi menikah dengan Iriana, pacarnya sejak masa kuliah. Pasangan ini dikaruniai tiga anak: Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep. Kini, Jokowi dan Iriana telah memiliki lima cucu yang menambah kebahagiaan keluarga mereka.

Jokowi dikenal sebagai pemimpin yang sederhana dan pekerja keras. Sikapnya yang tetap bekerja pada hari ulang tahunnya mencerminkan dedikasinya kepada tugas dan tanggung jawab sebagai kepala negara. Dalam beberapa tahun terakhir, Jokowi telah menghadapi berbagai tantangan besar, termasuk pandemi COVID-19 dan upaya pemulihan ekonomi nasional.

Meskipun tidak merayakan ulang tahunnya secara formal, banyak ucapan selamat dan doa mengalir dari berbagai kalangan, baik dari pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga warga biasa yang mengapresiasi kepemimpinan dan kerja kerasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan