bogortraffic.com, BANDUNG— Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat sukses memutus mata rantai peredaran gelap narkotika lintas daerah.
Polisi membongkar sindikat pengedar dengan modus tempel sabu Bogor Depok, meringkus dua orang tersangka, serta menyita total barang bukti seberat 664 gram sabu siap edar.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, memaparkan bahwa operasi senyap ini bermula dari penangkapan tersangka pertama berinisial H di kawasan Perumahan Pesona Kahuripan 7, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada 11 Juni 2026.
”Dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap H, tim penyidik langsung bergerak melakukan pengembangan ke wilayah hulu hingga berhasil menangkap tersangka kedua berinisial I di Kecamatan Tapos, Kota Depok,” urai Kombes Pol Hendra Rochmawan dalam keterangannya, Kamis (2/7/2026).
Kombes Pol Hendra menjelaskan bahwa jaringan ini tergolong rapi karena memanfaatkan teknologi digital untuk mengelabui petugas di lapangan.
Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka menerapkan sistem “tempel”.
Modus operandi komplotan ini meliputi:
Penyimpanan Rahasia: Kurir meletakkan paket sabu di lokasi tersembunyi tertentu yang minim pengawasan.
Transaksi Digital: Pelaku memotret lokasi dan mengirimkan titik koordinat absolut via aplikasi pemetaan (share location) kepada pembeli setelah pembayaran klir.
Langkah taktis kepolisian ini diklaim berhasil menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari potensi jerat penyalahgunaan narkotika.
Polda Jabar pun mengimbau warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan dengan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat terdekat.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum, tersangka H dan I kini telah mendekam di sel tahanan Mapolda Jabar untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Berdasarkan regulasi tersebut, para pengedar ini terancam hukuman maksimal berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau kurungan penjara waktu tertentu disertai denda finansial berat.





