bogortraffic.com, BOGOR — Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) selalu menjadi pusat perhatian dalam upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di balik penampilan tegap dan rapi, makna seragam Paskibraka dan atributnya menyimpan nilai kebangsaan yang diatur dalam Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022.
Paskibraka dibentuk pertama kali pada 1967 dengan penetapan warna Pakaian Dinas Upacara (PDU) putih-putih. Warna putih melambangkan kesucian dan kebersihan hati, sementara aksen merah di leher mengadopsi tradisi seragam upacara prajurit TNI.
Makna Atribut pada Seragam Paskibraka
Selain seragam putih, setiap detail atribut Paskibraka memiliki filosofi mendalam:
- Peci: Dilengkapi lambang Garuda Pancasila di sisi kiri depan sebagai simbol kebanggaan nasional.
- Lambang Korps Paskibraka: Dipasang di lengan kanan PDU. Perisai hitam melambangkan keteguhan membela negara, sedangkan warna kuning bermakna keteladanan. Gambar sepasang anggota, bendera Merah Putih, dan tiga garis horizon menunjukkan tingkatan Paskibraka (Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota).
- Lencana Merah Putih Garuda (MPG): Disematkan saat pengukuhan pada dada sebelah kiri tepat di atas organ jantung.
- Epolet: Terletak di bahu baju PDU dengan gambar bunga teratai (lambang pemuda yang belajar, bekerja, dan berbakti) serta mata rantai belah ketupat sebagai simbol ketahanan nasional.
- Papan Nama & Lambang Daerah: Papan nama dijahit di atas saku kanan, sementara nama dan lambang daerah asal dipasang pada bagian atas lengan kiri.





