Menteri PU Targetkan Ekonomi Tumbuh 8 Persen Lewat Strategi Infrastruktur PU608

Menteri PU Dody Hanggodo luncurkan strategi PU608 untuk infrastruktur 2027.

bogortraffic.com, JAKARTAKementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menetapkan arah baru pembangunan infrastruktur nasional yang berfokus pada produktivitas dan dampak ekonomi nyata.

Melalui Konsultasi Regional (Konreg) Program Infrastruktur PU Tahun Anggaran 2027, pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk memastikan setiap proyek fisik berkontribusi langsung pada pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.

Bacaan Lainnya

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa di bawah visi Asta Cita, pembangunan infrastruktur tidak lagi sekadar membangun fisik, tetapi harus menjadi motor penggerak swasembada pangan, energi, dan air.

“Melanjutkan dukungan infrastruktur untuk swasembada pangan, energi, dan air yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya dukung lingkungan sesuai dengan Asta Cita melalui strategi Tri Asa Pembangunan PU608,” kata Menteri Dody saat pembukaan Konreg di Auditorium Kementerian PU, Kamis (2/4/2026).

Kementerian PU telah menetapkan indikator kinerja yang sangat spesifik untuk memastikan efektivitas anggaran.

Strategi yang dinamakan PU608 ini menjadi komitmen kementerian untuk memenuhi target besar Presiden dalam beberapa tahun ke depan.

“Dalam memenuhi target Asta Cita Bapak Presiden, Kementerian PU berkomitmen menjalankan program strategis yang kita kenal sebagai PU608 dengan tiga catatan utama, yaitu efisiensi investasi dengan target ICOR di bawah 6, pengetasan kemiskinan menuju 5 persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen pada tahun 2029. Ini menjadi parameter utama dalam memastikan pembangunan infrastruktur berkontribusi langsung terhadap kinerja ekonomi nasional,” lanjut Menteri Dody.

Pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian PU mengelola dana sebesar Rp118,5 triliun untuk fondasi layanan dasar.

Memasuki tahun 2027, fokus akan diperluas pada penguatan sistem logistik nasional dan ketahanan pangan melalui target yang lebih terukur, di antaranya:

* Sumber Daya Air: Peningkatan kapasitas tampungan air hingga 58,84 m³ per kapita dan keandalan irigasi sebesar 27%.

* Konektivitas: Penurunan waktu tempuh lintas utama jalan nasional menjadi 1,8 jam per 100 kilometer.

* Permukiman: Akses air minum aman ditargetkan mencapai 33,46%, sanitasi aman 10,8%, serta pengelolaan sampah hingga 24,5%.

Untuk mencapai target ambisius tersebut, Kementerian PU menerapkan tiga strategi utama: menjalankan strategi Tri Asa Pembangunan PU608, mendorong efisiensi belanja melalui skema pembiayaan inovatif, serta memperkuat sinergi lintas sektor melalui pendekatan hexahelix.

Melalui langkah ini, Kementerian PU berkomitmen memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar- lebih berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan secara signifikan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan