Gerak Cepat! Jembatan Bantaragung Rampung, Akses Desa Terisolir Pulih

Kementerian PU rampungkan rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung di Pemalang.

bogortraffic.com, PEMALANG – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memulihkan konektivitas warga melalui penyelesaian rehabilitasi Jembatan Gantung Bantaragung di Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang.

Jembatan yang sempat terputus total akibat terjangan banjir bandang pada Januari 2026 lalu, kini telah resmi beroperasi kembali untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kerusakan berat pada jembatan di Kali Comal tersebut sebelumnya sempat melumpuhkan mobilitas warga serta menghambat distribusi hasil pertanian.

Menanggapi kondisi darurat ini, Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng–DI Yogyakarta untuk berkolaborasi dengan TNI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mempercepat perbaikan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan akses bagi desa yang terisolir merupakan prioritas utama pemerintah sesuai dengan arahan Presiden.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, salah satu tugas kami yang paling utama adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga dapat berjalan. Saya menginstruksikan kepala balai saya untuk segera melakukan rehabilitasi Jembatan di Kabupaten Pemalang tersebut. Desa yang terisolir harus segera bisa terhubung. Alhamdulillah saat ini atas kerjasama antara Kementerian PU, TNI, Pemda, dan seluruh unsur masyarakat sudah kembali tersambung,” ujar Menteri Dody.

Peresmian jembatan dilakukan pada Rabu (1/4/2026) dengan dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.

Ia menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu kesulitan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

“Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden kepada Kementerian PU, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan masyarakat di wilayah yang terdampak,” tegas Mayjen Achiruddin.

Jembatan Gantung Bantaragung memiliki total panjang 162 meter, yang terdiri dari bentang utama 67 meter dan jalan pendekat 95 meter.

Proses pengerjaan berlangsung intensif sejak akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026, mencakup penguatan struktur, kabel utama, hingga pemasangan perlengkapan keselamatan.

Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Dukuh Bantaragung dan Dukuh Kalilanang.

Dengan kembali berfungsinya infrastruktur ini, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih lancar, aman, dan nyaman.

Kementerian PU secara resmi menyerahkan pengelolaan dan pemeliharaan jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan apresiasinya atas dukungan cepat dari pemerintah pusat.

Diharapkan, pulihnya Jembatan Gantung Bantaragung dapat memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong kembali roda aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya secara optimal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan