bogortraffic.com, BOGOR– PLN Nusantara Renewables (PLN NR) terus memperkuat portofolio investasinya dalam energi terbarukan untuk mendukung transisi energi Indonesia. Dengan fokus pada pengurangan emisi, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola yang transparan, PLN NR berkomitmen menjalankan praktik perusahaan berkelanjutan.
Direktur Utama PLN NR, Harjono, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 910 MW Pembangkit Listrik Swasta (Independent Power Producer/IPP) berbasis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dalam fase inisiasi, konstruksi, maupun operasi yang siap PLN NR sumbangkan bagi dunia kelistrikan Indonesia.
“Portofolio tersebut terdiri atas 4 proyek PLTS berkapasitas 330 MW, 1 proyek PLTA berkapasitas 510 MW, serta 1 proyek PLTB berkapasitas 70 MW yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan,” ucap Harjono.
Harjono menjelaskan bahwa empat dari enam proyek tersebut adalah PLTS, termasuk tiga PLTS Terapung: PLTS Terapung Cirata (145 MWac), PLTS Terapung Tembesi (35 MWac), dan PLTS Terapung Karangkates (100 MWac), serta PLTS IKN (50 MW).
“PLTS Terapung menjadi mayoritas dalam portofolio PLTS PLN NR karena efisiensi lahan dan dampak positif terhadap lingkungan perairan, seperti mengurangi evaporasi air dan meningkatkan efisiensi panel surya melalui efek pendinginan air,” tambahnya.
Selain PLTS, PLN NR mengembangkan PLTA Batang Toru dengan kapasitas 510 MW, yang diproyeksikan menghasilkan 2.124 GWh listrik per tahun untuk pulau Sumatera. Di Kalimantan Selatan, PLN NR menginisiasi proyek PLTB Tanah Laut berkapasitas 70 MW untuk memanfaatkan kecepatan angin stabil 6 – 7,3 m/s pada ketinggian 100 meter guna memenuhi kebutuhan listrik 158 GWh per tahun di Kalimantan.
Dengan adanya 910 MW pembangkit listrik hijau, PLN NR diproyeksikan mampu mengurangi lebih dari 2 juta ton emisi CO2 per tahun. Hal ini merupakan langkah signifikan dalam mendukung target nasional untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060. Selain itu, proyek-proyek ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Harjono menyebut bahwa ke depannya, PLN NR berencana terus memperluas portofolio energi lewat peningkatan kolaborasi bersama berbagai mitra, baik dari sektor pemerintah maupun swasta.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan energi bersih demi masa depan yang lebih baik. Selain itu, kami mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG dalam setiap langkah kami untuk memastikan bahwa bisnis kami tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Harjono.





