2,1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Arus Mudik Lebaran 2025

bogortraffic.com, BOGOR – Sebanyak 2,1 juta kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) selama periode arus mudik dari H-10 hingga H+2 Lebaran 2025.

“Sebanyak 2.167.702 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek,” ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, dalam keterangan resminya, Rabu (2/4/2025).

Bacaan Lainnya

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak).

“Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 28,1 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal (1.692.140 kendaraan) dan meningkat 0,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2024 (2.154.173 kendaraan),” tambah Lisye.

Distribusi Lalu Lintas

Lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek terbagi ke dalam tiga arah utama, dengan rincian sebagai berikut:

  • Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 1.208.651 kendaraan (55,8 persen)
  • Arah Barat (Merak): 537.347 kendaraan (24,8 persen)
  • Arah Selatan (Puncak): 421.704 kendaraan (19,4 persen)

Rincian Arus Lalu Lintas

Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)

  • GT Cikampek Utama (menuju Trans Jawa): 791.265 kendaraan, meningkat 140,8 persen dari lalu lintas normal.
  • GT Kalihurip Utama (menuju Bandung): 417.386 kendaraan, meningkat 9,1 persen dari lalu lintas normal.
  • Total: 1.208.651 kendaraan, meningkat 69,9 persen dari lalu lintas normal.

Arah Barat (Merak)

  • GT Cikupa (menuju Merak): 537.347 kendaraan, lebih rendah 6,3 persen dari lalu lintas normal.

Arah Selatan (Puncak)

  • GT Ciawi (menuju Puncak): 421.704 kendaraan, meningkat 3,5 persen dari lalu lintas normal.

Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas guna menjaga keselamatan selama perjalanan.

Selain itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini untuk menghindari kepadatan di jalur-jalur utama mudik Lebaran 2025.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan