Parade Hujan Rilis Singel “Datang”

Bogor Traffic, Parade Hujan adalah rujuk rindu Payung Teduh dengan vokalis/gitaris, Is yang telah mengundurkan diri dan bersolo karir. Disatukan oleh kerinduan untuk berkarya dan juga dari para penggemarnya

Projek Payung Teduh & Is Pusakata dengan nama baru “Parade Hujan” telah merilis singel baru yang berjudul “Datang”. Singel ini menandai langkah awal mereka setelah bergabung kembali dan memberikan kesempatan kepada penggemar untuk menikmati karya musik terbaru mereka.

Berita Lainnya

“Datang” mungkin menyajikan suara dan gaya musik yang khas dari Payung Teduh dan Is Pusakata, dengan sentuhan baru yang mengeksplorasi perpaduan antara vokal, gitar, dan instrumen lainnya. Singel ini bisa menjadi pengantar bagi proyek musik mereka selanjutnya dan memberikan pendengar kesempatan untuk kembali merasakan kehadiran musik dari kedua kelompok ini.

Bagi para penggemar Payung Teduh dan Is Pusakata, ini pasti menjadi kabar yang menggembirakan dan kesempatan untuk terhubung kembali dengan musik mereka. Singel “Datang” bisa didengarkan melalui platform musik digital dan mungkin diiringi dengan pengumuman lebih lanjut mengenai proyek musik mereka di masa depan.

Kini Parade Hujan mencoba peruntungan dengan single perdananya, “Datang”. Sebuah lagu yang pernah dibawakan perdana di atas panggung Synchronize Fest 2023 lalu. Lagu yang dominan instrumen elektrik namun masih dengan nuansa pop kental. Dengan lantunan dan lagam notasi vokal Is mengikat irama ini dan menghasilkan musik Parade Hujan yang terdengar lebih baru.  Tema lagu sendiri selain soal kembalinya Comi, Cito, Ivan dengan Is adalah juga tentang kerinduan untuk kembali berkarya bersama pasca mereka berpisah. Hal ini bahkan termaktub dalam liriknya dengan jelas: 

Potongan Lirik Lagu Datang

“Kini tibalah saat / kita kembali menghiasi hidup / melanjutkan semua mimpi /menebar keindahan //Dan kita rayakan semua rindu / berjalanlah bersamaku”

Proses penulisan lagunya sendiri dimulai saat persiapan kembali bermain perdana bersama. Menurut Citosejak reuni November tahun lalu sebetulnya opsi lagu-lagunya sudah banyak. Mereka sudah saling berkirim lagu-lagu. Tapi yang terpilih adalah lagu ini, yang tercipta akibat pertemuan pertama mereka setelah lima tahun berpisah. Lagu “Datang” ditulis oleh Is saat berjumpa pertama kalinya dengan Comi, Cito dan Ivan setelah sekitar lima tahun berpisah. Is langsung menuang semua rasa ke dalam lirik dan lagu ini. Bahwa ternyata mimpi-mimpi untuk saling menerima dan berjalan bersama masih ada. Dan kekuatan mimpi inilah yang membuat keempat sahabat ini berkumpul untuk bersama kembali.

Nuansa lagu “Datang” terasa lebih elektrik. Ini akan menjadi cetak biru lagu-lagu Parade Hujan kedepannya yang tidak terikat oleh genre apapun. Kini, selain Payung Teduh dan Pusakata yang masing-masing masih terus berjalan, dengan rujuknya keempat sahabat ini, para penikmat musik Indonesia bisa menikmati formasi rujuk rindu Payung Teduh versi awal melalui Parade Hujan

Kedepannya pun berbagai kemungkinan terbuka dan mereka akan jalani sambil mengalir. Kini selain sebagai pemuas rindu, Parade Hujan berencana akan merilis single-single lain yang berujung pada album penuh. 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan