Kota Bogor Raih Penghargaan Kinerja dan Governansi Baik di Anugerah Pandu Negeri 2024

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda), Syarifah Sofiah secara langsung menerima penghargaan yang diserahkan Direktur Pelaksana Indonesia Institute for Public Governance (IIPG), Dr. Irham Dilmy. (Foto: Dok. Pemkot Bogor)

bogortraffic.com, KOTA BOGOR- Kota Bogor meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja dan Governansi Kategori Baik, serta dinobatkan sebagai juara kategori umum dalam ajang Anugerah Pandu Negeri 2024. Penghargaan ini diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, yang mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dalam acara yang digelar di Grand Ballroom, Hotel Aryaduta, Jakarta.

Syarifah mengungkapkan bahwa penilaian penghargaan ini dilakukan oleh para juri yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Aspek yang dinilai mencakup pengelolaan keuangan dan capaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), kebijakan terkait persoalan publik, reformasi birokrasi, dan Monitoring Centre for Prevention (MCP) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, indikator makro seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga menjadi bagian dari penilaian.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, Kota Bogor berhasil meraih juara untuk kategori umum pemerintah daerah dengan kinerja dan governansi kategori baik. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan,” kata Syarifah dalam sambutannya.

Syarifah menambahkan bahwa penghargaan ini patut disyukuri dan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Pemkot Bogor untuk terus meningkatkan kinerja mereka. Menurutnya, apresiasi yang diterima menggambarkan bahwa Pemkot Bogor telah berkinerja baik, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.

“Ke depan, nilai-nilai dan penghargaan yang telah diraih harus terus dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan lagi. Banyaknya apresiasi yang diterima menunjukkan bahwa jajaran Pemkot Bogor telah memberikan pelayanan publik yang baik,” ujar Syarifah.

Syarifah juga menekankan bahwa capaian ini harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan harapan yang disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas. Beberapa upaya yang harus terus ditingkatkan di antaranya adalah penurunan angka kemiskinan, pengangguran, stunting, serta pengendalian inflasi.

Acara Anugerah Pandu Negeri 2024 ini diawali dengan sambutan dari beberapa keynote speaker, termasuk Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Direktur Pelaksana Indonesia Institute for Public Governance (IIPG) Dr. Irham Dilmy, dan Wakil Presiden RI Periode 2009-2014, Boediono.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan