bogortraffic.com, KOTA BOGOR — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor resmi membuka celukan khusus untuk angkutan kota (angkot) di kawasan Alun-Alun Kota Bogor, Jumat (4/7/2025). Langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi kemacetan dan ketidaktertiban lalu lintas akibat kebiasaan sopir angkot mengetem di pinggir jalan.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa pengoperasian celukan ini disertai dengan penambahan personel pengawas lapangan untuk memastikan para sopir benar-benar menggunakan area celukan yang telah disiapkan.
“Kami telah memperkuat petugas pengendalian di lapangan yang semula lima orang menjadi 15 orang sebagai langkah awal untuk memastikan angkot masuk ke celukan, termasuk petugas parkir di lapangan,” ungkap Sujatmiko.
Agar pengawasan berjalan maksimal, Dishub akan menerapkan sistem jaga bergantian bagi personel yang bertugas. Untuk mendukung kenyamanan kerja di lapangan, Dishub menyiapkan dua tenda lengkap dengan kursi di sekitar Jalan Nyi Raja Permas, tepat di depan lokasi celukan.
“Fasilitas ini bisa dimanfaatkan bersama dengan petugas kepolisian dan Satpol PP. Kami ingin semua unsur di lapangan bisa bersinergi,” tambahnya.
Dishub Kota Bogor juga menjalin kolaborasi erat dengan Satlantas Polresta Bogor Kota dalam rangka menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas, khususnya di kawasan Alun-Alun yang padat aktivitas.
“Untuk kelancaran pelaksanaan operasional, kami telah berkolaborasi dengan Pak Kasatlantas dan jajarannya di lapangan agar bisa satu persepsi dan menjaga soliditas,” jelas Sujatmiko.
Pembukaan celukan angkot ini menjadi bagian dari langkah strategis Dishub dalam menata lalu lintas kota, terutama di titik-titik padat seperti kawasan Alun-Alun Kota Bogor. Dengan keberadaan celukan ini, angkot tak lagi boleh berhenti sembarangan dan menimbulkan kemacetan.
Dishub berharap inisiatif ini akan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di kalangan sopir angkot.





