Pemkab Bogor Alokasikan Rp25 Miliar Tangani Longsor Sampah di TPA Galuga

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor merespons cepat insiden longsor sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga yang sempat menutup akses warga.

Melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, pemerintah mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp25 miliar untuk penataan ulang TPA Galuga dengan pendekatan sanitary landfill.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah mengalokasikan anggaran hampir Rp25 miliar tahun ini. Salah satu fokusnya adalah penataan kembali dan pengurangan dampak lingkungan melalui pendekatan sanitary landfill,” kata Ajat.

Ajat mengakui bahwa tumpukan sampah di TPA Galuga sudah menjadi perhatian serius, bahkan telah mendapat teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Bogor bersepakat melakukan realokasi anggaran secara signifikan guna menanggulangi permasalahan tersebut secara masif.

Longsor yang terjadi pada Sabtu lalu, menurutnya, dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga membuat tumpukan sampah tidak stabil.

“Secara teknis kami langsung melakukan penanganan dan perapihan di lokasi. Tentu ini menjadi perhatian serius kami. Bapak Bupati sangat konsen terhadap masalah ini,” ujar Ajat.

TPA Galuga merupakan lokasi pembuangan sampah bersama yang dikelola oleh Pemkab dan Pemkot Bogor. Ajat mengungkapkan bahwa keterbatasan lahan menjadi tantangan utama pengelolaan sampah di wilayah seluas Kabupaten Bogor.

Namun kini, Pemerintah Kota Bogor telah menyediakan lahan seluas 6,5 hektare untuk mendukung pengelolaan sampah dari Kabupaten Bogor.

Langkah konkret yang sudah dilakukan Pemkab Bogor antara lain:

  • Kolaborasi lahan: Penyediaan lahan 6,5 hektare oleh Pemkot Bogor untuk pengelolaan bersama.
  • Penguatan infrastruktur: Anggaran Rp25 miliar digunakan untuk pembelian alat berat, penataan sistem pembuangan, serta pembangunan struktur terasering dan sanitary landfill.
  • Evaluasi kerja sama: Perjanjian kerja sama pengelolaan TPA Galuga akan dievaluasi dan diperkuat, seiring akan berakhirnya masa perjanjian tahun ini.

Lebih jauh, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan solusi jangka panjang melalui penerapan teknologi waste to energy, sebagai bentuk modernisasi pengelolaan sampah.

“Insya Allah, dalam satu bulan ke depan akan terlihat perubahan signifikan dalam pengelolaan TPA Galuga. Harapannya, dampak lingkungan dapat diminimalisir dan masyarakat sekitar tidak lagi terdampak seperti yang terjadi saat ini,” pungkas Ajat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan