bogortraffic.com, BOGOR – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres menyambut baik perpanjangan tiga pekan atas gencatan senjata 10 hari yang sedang berlangsung antara Lebanon dan Israel guna membuka ruang dialog antara kedua negara.
Hal tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Guterres, Stephane Dujarric pada Jumat (24/4).
Guterres “mendesak semua pihak untuk sepenuhnya menghormati penghentian pertempuran, menghentikan serangan lebih lanjut, dan mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, setiap saat,” kata Dujarric dalam sebuah pernyataan.
Sekjen PBB menegaskan kembali dukungan organisasi tersebut terhadap semua upaya untuk mengakhiri pertempuran dan meringankan penderitaan masyarakat di kedua sisi Garis Biru, yang merupakan garis demarkasi perbatasan antara Lebanon dan Israel yang ditetapkan pada 2000.
Dalam pernyataan tersebut, Guterres juga menegaskan seruannya kepada Hizbullah dan aktor nonnegara lainnya agar mematuhi keputusan Pemerintah Lebanon untuk memperluas otoritas di seluruh wilayahnya serta mendorong kontrol eksklusif negara atas senjata.
Guterres juga menyerukan kepada Israel untuk menarik diri sepenuhnya dari utara Garis Biru, dengan menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon sepenuhnya.
Sekjen PBB menyatakan harapan bahwa perpanjangan gencatan senjata ini dapat menjadi langkah awal menuju perdamaian yang lebih luas dan berkelanjutan di kawasan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa gencatan senjata yang berlangsung selama 10 hari antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama tiga pekan.






