bogortraffic.com, BOGOR– Pemerintah Vietnam melalui Kementerian Teknologi telah memerintahkan seluruh penyedia layanan telekomunikasi di negaranya untuk memblokir aplikasi perpesanan Telegram.
Langkah ini diambil karena Telegram dinilai tidak bekerja sama dalam memberantas dugaan tindak kejahatan yang dilakukan oleh penggunanya.
Mengutip dokumen resmi yang dilansir dari laman Investing, Sabtu (24/5/2025), perintah pemblokiran tersebut ditandatangani pada 21 Mei 2025 oleh Wakil Kepala Departemen Telekomunikasi.
Dalam dokumen itu, perusahaan-perusahaan telekomunikasi diminta segera mengambil tindakan pencegahan terhadap aktivitas Telegram dan melaporkannya ke kementerian paling lambat 2 Juni 2025.
“Kementerian meminta penyedia layanan telekomunikasi untuk menerapkan solusi dan tindakan untuk mencegah aktivitas Telegram di Vietnam,” bunyi pernyataan dalam dokumen tersebut.
Menanggapi kabar itu, perwakilan Telegram menyatakan keterkejutannya. Dalam pernyataan kepada Reuters, Jumat (23/5/2025), Telegram mengklaim telah merespons berbagai permintaan hukum dari pemerintah Vietnam secara tepat waktu.
“Telegram terkejut dengan pernyataan tersebut,” kata juru bicara perusahaan.
“Kami telah menanggapi permintaan hukum dari Vietnam tepat waktu. Pagi ini, kami menerima pemberitahuan resmi dari Otoritas Komunikasi mengenai prosedur pemberitahuan layanan standar yang diwajibkan berdasarkan peraturan telekomunikasi baru. Batas waktu tanggapan adalah 27 Mei dan kami sedang memproses permintaan tersebut,” lanjutnya.
Langkah pemblokiran ini menjadi bagian dari pendekatan ketat pemerintah Vietnam terhadap dunia digital, yang selama ini dikenal menerapkan sensor dan pengawasan ketat terhadap konten internet serta aktivitas daring yang dinilai melanggar hukum atau berpotensi mengganggu stabilitas negara.
Telegram sendiri merupakan salah satu aplikasi pesan instan populer di dunia yang dikenal mengedepankan privasi pengguna, namun kerap dikritik karena dianggap menjadi sarana peredaran informasi ilegal dan komunikasi kelompok kriminal.





