bogortraffic.com, BOGOR – Radang tenggorokan atau faringitis merupakan peradangan pada bagian belakang tenggorokan (faring) yang bisa menimbulkan sensasi nyeri saat menelan.
Dilansir dari Harvard Health Publishing, radang tenggorokan dapat melibatkan bagian belakang lidah, langit-langit, hingga amandel, menyebabkan rasa tidak nyaman dan hilangnya selera makan.
Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa penyebab paling umum dari faringitis adalah infeksi virus atau bakteri.
Sekitar 90 persen kasus radang tenggorokan disebabkan oleh virus, sedangkan sebagian kecil lainnya disebabkan oleh bakteri seperti Streptococcus pyogenes.
Selain nyeri saat menelan, penyakit ini juga sering disertai gejala lain, di antaranya adalah demam, batuk, suara serak, hingga pembengkakan amandel.
Rekomendasi 5 Resep Minuman Herbal untuk Meredakan Nyeri Tenggorokan
Bagi Anda yang tengah mencari alternatif pereda radang tenggorokan selain obat di pasaran, minuman herbal yang memiliki efek menenangkan, antiradang, dan antibakteri dapat dicoba.
Berikut daftar resep minuman pereda nyeri tenggorokan:
1. Infused Water Herbal (Akar Manis)
Penelitian yang dimuat di National Library of Medicine (Niluni M. Wijesundara dkk, 2019) menunjukkan bahwa akar manis (licorice root) memiliki efek antimikroba paling kuat untuk melawan radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus. Akar barberry, daun thyme, dan oregano juga menunjukkan aktivitas antibakteri yang baik.
2. Ramuan Madu
Madu dikenal meredakan iritasi tenggorokan dengan cara melapisi tenggorokan, mengurangi gatal atau nyeri, dan melawan infeksi ringan.
- Cara Konsumsi: Campurkan satu sendok madu ke dalam segelas teh hangat, atau peras lemon ke dalam air hangat lalu tambahkan madu, atau konsumsi satu sendok makan madu murni secara langsung.
3. Ramuan Bunga Lawang ala dr. Zaidul Akbar
Dalam buku “200 Resep Sehat JSR”, dr. Zaidul Akbar membagikan resep sederhana bunga lawang yang bersifat antijamur, antibakteri, dan kaya antioksidan.
- Bahan: 2 bunga lawang, 5 kapulaga, 5 cengkeh, dan air panas.
- Cara Membuat: Seduh semua bahan dengan air panas, lalu minum selagi hangat.
4. Ramuan Jahe, Temulawak, dan Lengkuas
Jahe mengandung senyawa gingerol yang bersifat antiradang dan antimikroba, mampu membantu melawan infeksi virus serta bakteri penyebab radang tenggorokan.
- Bahan: 3 ruas jahe, 3 ruas temulawak, 1 ruas lengkuas, dan madu secukupnya.
- Cara Membuat: Iris tipis semua bahan, lalu rebus dengan api kecil hingga air tersisa setengahnya (sekitar 250 ml). Tambahkan madu saat sudah agak hangat, dan minum tiga kali sehari.
5. Teh Chamomile
Teh ini dikenal dengan efek menenangkan (antiradang) dan membantu meredakan batuk serta peradangan tenggorokan. Karena tidak mengandung kafein, teh ini cocok diminum sebelum tidur. Minum teh chamomile hangat dua kali sehari dapat membantu mempercepat pemulihan.
Pantangan Makanan dan Cara Mencegah Penularan
Selain mengonsumsi minuman herbal, penting untuk menghindari makanan yang dapat mengiritasi tenggorokan, seperti:
- Makanan pedas dan berminyak.
- Makanan terlalu berlemak atau terlalu asam.
- Makanan keras dan kering (keripik atau gorengan).
- Sebaiknya konsumsi makanan lembut seperti sup hangat, bubur, atau pisang.
Menurut Harvard Health Publishing, risiko tertular radang tenggorokan dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan. Beberapa langkah pencegahan meliputi: mencuci tangan secara teratur, memisahkan peralatan makan orang yang sakit, dan membersihkan mainan anak kecil dengan disinfektan. Jika didiagnosis radang akibat bakteri, sebaiknya jangan dulu pergi ke sekolah sebelum mengonsumsi antibiotik selama minimal 24 jam.