Pegadaian Optimalkan AI untuk Pengembangan Bisnis

Layanan Pegadaian. (Foto: Dok. Pegadaian)

bogortraffic.com, BOGOR- PT Pegadaian (Persero) mengungkapkan pentingnya peran kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung pengembangan bisnis perusahaan. Dalam acara Forum Digital BUMN Summit 2024 yang berlangsung pada Rabu (25/9/2024), Supriyanto, selaku Executive Vice President Strategic Architecture and Planning Head Pegadaian, menjelaskan bagaimana AI mempermudah operasional perusahaan, baik di sisi internal maupun eksternal.

“AI adalah teknologi modern yang memudahkan bisnis perusahaan, termasuk di internal Pegadaian. Kami mencoba membangun platform AI yang mengintegrasikan berbagai use case untuk meningkatkan efisiensi internal,” kata Supriyanto.

Bacaan Lainnya

Salah satu fungsi AI yang sudah diterapkan di Pegadaian adalah dalam manajemen sumber daya manusia, mulai dari pengaturan cuti, perhitungan bonus, hingga membantu berbagai keputusan Dewan Direksi dan karyawan.

Ke depan, Pegadaian berencana mengimplementasikan AI secara lebih luas dalam proses bisnis mereka, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah serta mitra bisnis. Saat ini, Pegadaian melayani 25 juta nasabah dengan lebih dari 4.000 outlet di seluruh Indonesia. Untuk itu, AI dinilai penting dalam mengelola dan mengembangkan bisnis dengan skala besar tersebut.

Bisnis Pegadaian sendiri didominasi oleh komoditas emas, di mana 90 persen produk gadai berfokus pada emas dan 80 persen pendapatan berasal dari ekosistem emas tersebut. Dengan memanfaatkan AI, Pegadaian berharap dapat mengembangkan segmentasi pelanggan, melakukan up-selling, serta menganalisis data untuk mendukung pengembangan produk dan layanan.

“Kami berharap teknologi AI ini memberikan dampak signifikan bagi perusahaan, terutama dalam membangun customer segment, serta menganalisa peluang bisnis,” tambah Supriyanto.

Selain itu, Pegadaian juga terus mengedukasi karyawannya mengenai penerapan teknologi modern seperti AI, terutama untuk karyawan yang telah bekerja selama puluhan tahun.

“Kami ingin memastikan bahwa karyawan, meskipun sudah bekerja selama 20-30 tahun di Pegadaian, tetap bisa mengenal dan menggunakan teknologi baru,” ujar Supriyanto.

Dengan usianya yang sudah mencapai 123 tahun, Pegadaian berkomitmen untuk terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi, termasuk dengan penerapan AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis dan layanan nasabah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan