Dokter Sarankan Pengaturan Aktivitas untuk Cegah Heatstroke Saat Cuaca Panas

Dokter Sarankan Pengaturan Aktivitas untuk Cegah Heatstroke Saat Cuaca Panas (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BOGOR– Serangan panas atau heatstroke menjadi ancaman serius saat cuaca panas, terutama bagi mereka yang melakukan aktivitas fisik berat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Universitas Indonesia, dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD KR, mengingatkan pentingnya mengatur aktivitas guna menghindari kondisi ini.

“Serangan panas bisa terjadi dalam waktu kurang dari satu jam saat seseorang melakukan aktivitas berat di bawah terik matahari. Jika mulai merasa panas atau pusing, segera hentikan aktivitas dan cari tempat sejuk untuk beristirahat,” ungkap dr. Faisal dalam pernyataannya pada Kamis (26/9/2024).

Bacaan Lainnya

Ia juga menyarankan agar aktivitas fisik berat di luar ruangan dihindari saat suhu sedang tinggi. Bagi mereka yang harus bekerja atau beraktivitas di luar, penting untuk cukup beristirahat sebelumnya serta menempelkan kain basah di dahi atau leher untuk mengurangi efek panas.

Paparan panas berlebih dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, mulai dari kondisi ringan seperti edema, ruam, dan kram, hingga masalah serius seperti kelelahan parah dan serangan panas. Selain itu, dr. Faisal menjelaskan bahwa panas ekstrem dapat meningkatkan aktivitas peradangan dan menurunkan jumlah sel imun, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

Untuk menekan risiko kesehatan saat cuaca panas, dr. Faisal menekankan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan tubuh. “Minumlah banyak air, bahkan sebelum merasa haus. Air kelapa atau minuman elektrolit juga bermanfaat dalam menjaga keseimbangan cairan,” ujarnya.

Selain itu, konsumsi buah-buahan yang kaya air seperti semangka, jeruk, dan mentimun juga dianjurkan untuk membantu menjaga asupan cairan.

Saat cuaca panas, dr. Faisal juga menyarankan penggunaan pakaian longgar, ringan, dan mudah menyerap keringat.

“Gunakan payung atau pelindung lain ketika berada di luar ruangan untuk menghindari paparan langsung sinar matahari,” tambahnya.

Perhatian pada langkah-langkah pencegahan ini dapat membantu mengurangi risiko serangan panas serta menjaga kesehatan tubuh saat menghadapi cuaca ekstrem.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan