Sekolah Ambruk Bogor, Pemerintah Didesak Percepat Perbaikan dan Evaluasi Bangunan

Atap sekolah di Bogor ambruk. (Foto: dok. Istimewa)

bogortraffic.com, BOGOR— Peristiwa ambruknya bangunan sekolah SMK di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini tengah melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan sarana dan prasarana pendidikan segera diperbaiki.

Bacaan Lainnya

Peristiwa ini memunculkan keprihatinan dari berbagai pihak, terutama kalangan pemerhati pendidikan dan akademisi.

Pengamat Pendidikan Suherlan menilai pemerintah harus melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap sekolah yang ambruk di kawasan Gunung Putri.

Ia menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak boleh terhenti akibat kerusakan fisik bangunan.

“Kegiatan belajar mengajar tidak boleh terhenti akibat ambruknya ruang kelas. Pemerintah perlu mempercepat pembenahan sekaligus mengevaluasi kondisi bangunan sekolah agar peristiwa serupa tidak terulang,” ujar Suherlan, Kamis (7/11/2025).

Suherlan juga menekankan pentingnya evaluasi kondisi fisik sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Bogor dan sekitarnya.

Menurutnya, langkah ini penting agar tidak ada lagi sekolah yang roboh akibat kelalaian dalam perawatan atau minimnya inspeksi struktural bangunan.

Menanggapi hal tersebut, akademisi Universitas Ibn Khaldun Bogor, Dr. Zahid Mubarok, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada tim evaluasi bangunan dan gedung sekolah di seluruh Indonesia.

Ia mengatakan bahwa Kementerian terkait terus melakukan penanganan terhadap bangunan pendidikan yang rusak, terutama saat terjadi bencana alam.

Pemerintah juga telah menyiapkan penyertaan dana khusus untuk mempercepat proses perbaikan dan pembenahan.

“Kementerian terus melakukan penanganan terhadap bangunan yang rusak akibat bencana. Nantinya akan disertakan dana khusus untuk pembenahan agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” jelas Zahid Mubarok.

Zahid menambahkan, keberlangsungan pendidikan menjadi prioritas utama agar siswa tetap dapat belajar dan mengembangkan kemampuan serta minatnya, meski terjadi musibah seperti ambruknya sekolah.

Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan seluruh sekolah di Indonesia memiliki struktur bangunan yang aman, layak, dan tahan bencana.

Kedua narasumber menilai bahwa percepatan evaluasi dan pembenahan sekolah rusak merupakan bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045, di mana keberlanjutan pendidikan harus menjadi pondasi utama pembangunan manusia.

“Semua menjadi salah satu bagian upaya menuju Indonesia Emas 2045 sehingga dengan cepat melakukan evaluasi penanganan terhadap bangunan dan gedung yang ambruk agar keberlanjutan pembelajaran tetap berlangsung,” kata Zahid Mubarok.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pendidikan, diharapkan tidak ada lagi siswa yang kehilangan kesempatan belajar akibat kondisi sekolah yang tidak layak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan