bogortraffic.com, BOGOR— Rasa bahagia dan kesejahteraan diri tidak muncul begitu saja, melainkan lahir dari akumulasi rutinitas positif yang dibangun secara konsisten.
Momen malam hari setelah seharian lelah beraktivitas menjadi waktu krusial yang paling menentukan.
Menerapkan draf kebiasaan malam orang bahagia terbukti efektif membantu tubuh untuk rileks sekaligus menjaga kesehatan mental tetap prima.
Melansir draf riset psikologi dan pakar kesejahteraan, berikut adalah empat draf kebiasaan malam yang rutin diterapkan oleh orang-orang yang memiliki tingkat kebahagiaan tinggi dalam hidupnya:
1. Komitmen Detoks Digital (Waktu Tanpa Gadget)
Malam hari merupakan waktu terbaik untuk mengistirahatkan pikiran dari paparan konten digital. Meski aktivitas berselancar di media sosial (doomscrolling) tampak menyenangkan, mengonsumsi informasi digital secara berlebihan justru memicu kecemasan.
Laurie Santos, profesor psikologi dari Universitas Yale, menyarankan untuk mematikan seluruh layar gawai minimal 30 menit sebelum tidur. Menjauhkan gadget dari jangkauan tempat tidur akan mencegah godaan draf memantau notifikasi dan secara signifikan meningkatkan draf kualitas tidur malam.
2. Melakukan Refleksi Diri Secara Presisi
Psikolog asal Inggris, Lee Chambers, menekankan pentingnya mengevaluasi progres harian. Baik ditulis dalam jurnal maupun direnungkan secara mendalam, mencatat langkah kecil menuju tujuan hidup atau keberhasilan mengatasi tantangan harian sangatlah penting. Kebiasaan sederhana ini memperkuat draf kemampuan adaptasi pikiran untuk menghadapi hari berikutnya secara terbuka.
3. Mengucap Syukur lewat ‘Gratitude Journal’
Faktor krusial lain dari draf kebiasaan malam orang bahagia adalah mempraktikkan rasa syukur. Menurut life coach Sidhharrth S Kumaar, mengucap syukur secara linear meningkatkan kebahagiaan dan pertumbuhan pribadi. Menuangkan hal-hal positif yang terjadi sepanjang hari ke dalam gratitude journal membantu mengalihkan fokus otak dari stres menuju ketenangan.
4. Menjaga Kualitas dan Kecukupan Waktu Tidur
Tidur yang cukup dan berkualitas adalah pilar utama pelindung kesehatan mental. Untuk mendapatkan draf tidur yang optimal, Chambers menyarankan penerapan ritual relaksasi sensorik sebelum tidur.
Masyarakat dapat memanfaatkan wewangian aromaterapi yang menenangkan, menyalakan draf musik instrumen berfrekuensi rendah, atau mengonsumsi draf minuman hangat yang menyejukkan agar seluruh indra tubuh dapat beristirahat total dan siap bangun dengan energi penuh di pagi hari.





