Minta Skylift, Damkar Bogor Akui Kekurangan Alat Tangani Kebakaran di Gedung Tinggi

Slylift pemadam kebakaran. (Foto: Dok. Gemini AI)

bogortraffic.com, BOGOR — Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor mengakui kekurangan fasilitas untuk penanganan kebakaran dan penyelamatan di gedung-gedung tinggi wilayah Bumi Tegar Beriman.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena jumlah bangunan bertingkat di Kabupaten Bogor terus meningkat setiap tahun.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan bahwa kebutuhan peralatan khusus untuk penyelamatan di ketinggian kini semakin mendesak.

“Di wilayah Kabupaten Bogor itu ada beberapa gedung-gedung tinggi, jadi dibutuhkan perlengkapan pemadaman dan penyelamatan di gedung tinggi,” ujar Yudi Santosa kepada wartawan di Cibinong, Sabtu (8/11/2025).

Menurut Yudi, saat ini pihaknya belum memiliki alat pemadam dan penyelamatan dengan jangkauan mencapai 30 meter, atau setara dengan ketinggian gedung apartemen.

“Kita belum punya (alat pemadaman atau penyelamatan yang tinggi) dan kita butuh itu yang ketinggiannya setinggi apartemen 30 meter,” ucapnya.

Yudi menambahkan, kekurangan fasilitas ini telah dilaporkan langsung kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Damkar pun berharap segera mendapatkan tambahan peralatan berupa mobil pemadam skylift, agar dapat menjangkau lokasi kebakaran di gedung-gedung tinggi.

“Mobil pemadam skylift dua unit dan mudah-mudahan di akhir tahun sekarang sudah ada. Insyaallah nanti peresmian Sektor Sentul City kita gunakan itu karena lokasi di sana banyak gedung-gedung tinggi,” pungkasnya.

Kekurangan fasilitas ini menjadi sorotan publik, mengingat potensi risiko kebakaran di wilayah perkotaan Kabupaten Bogor terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kawasan bisnis dan perumahan vertikal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan