bogortraffic.com, BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor menyebabkan tebing tanah setinggi 9 meter longsor di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Material longsor sempat menutup akses jalan antar kampung di Cimandala dan mengganggu mobilitas warga.
“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi, dengan waktu yang lama mengakibatkan akses jalan dari Kampung Poncol ke Kampung Cinangneng tertutup longsor,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Minggu (7/12/2025).
Menurut Adam, kejadian terjadi pada Sabtu (6/12) sekitar pukul 20.30 WIB. Tebing setinggi 9 meter dan panjang 10 meter longsor, menutup jalur utama warga setempat.
Proses pembersihan material dilakukan warga sejak malam hingga berlanjut pada pagi hari. Kini, akses jalan sudah kembali bisa dilewati.
“Untuk saat ini akses jalan yang tertutup material longsoran sudah dibersihkan oleh warga setempat. Dibutuhkan evakuasi lanjutan untuk penyemprotan sisa longsoran bersama,” lanjut Adam.
Selain di Sukaraja, longsor juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor. Tebing setinggi 3 meter longsor, menutup jalan setapak warga dan mengancam rumah-rumah yang berada di bawah tebingan.
“TANAH longsor terjadi di tebingan samping rumah Bapak Sugito, dengan tinggi longsor 3 meter dan lebar 10 meter. Longsoran menutupi akses jalan setapak warga dan menempel ke tembok rumah warga. Tembok ruang dapur rumah Bapak Sugito dikhawatirkan ambruk dan mengancam rumah di bawahnya,” ujar Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, dalam keterangan terpisah.
Ia memastikan penanganan awal sudah dilakukan oleh tim gabungan.
“Asesmen, dokumentasi, dan koordinasi tanggap darurat kejadian, bersama dengan pihak terkait telah selesai dilaksanakan. Tidak ada warga yang mengungsi,” imbuhnya.





