bogortraffic.com, SEHAT- Setiap tahun pada 13 Oktober, No Bra Day atau Hari Tanpa Bra diperingati di berbagai negara.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya Wanita, akan pentingnya menjaga kesehatan payudara dan mendeteksi dini kanker payudara.
No Bra Day biasanya diperingati dengan tidak menggunakan bra sepanjang hari sebagai bentuk aksi simbolis untuk mendorong perhatian lebih terhadap kondisi payudara.
Dikutip dari National Today, tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk mengajak orang lebih peduli terhadap kesehatan payudara, termasuk deteksi dini kanker payudara yang sering kali tidak disadari.
Kontroversi No Bra Day
Meskipun memiliki tujuan positif, No Bra Day tidak luput dari kontroversi. Beberapa pihak mengkritik aksi ini karena dianggap dapat mengarah pada seksualisasi wanita. Di sisi lain, ada pula yang berpendapat bahwa peringatan ini terlalu sederhana untuk isu serius seperti kanker payudara, yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal pencegahan dan pengobatan.
Selain itu, manfaat tidak menggunakan bra untuk kesehatan juga sering diperdebatkan. Beberapa ahli menyatakan bahwa melepas bra dapat memberikan manfaat bagi tubuh, sementara yang lain berpendapat bahwa hal ini bisa menimbulkan dampak negatif.
Manfaat Tidak Menggunakan Bra
Meskipun kontroversial, banyak penelitian dan pendapat ahli yang menyoroti sejumlah manfaat kesehatan dari tidak menggunakan bra. Berikut beberapa manfaat yang sering dikaitkan dengan kebiasaan ini:
- Melancarkan Sirkulasi Darah Menurut dr. Gandhali Deorukhkar Pillai dari Wockhardt Hospital, penggunaan bra yang terlalu ketat atau bra berkawat dapat menghambat aliran darah di sekitar payudara. Melepaskan bra bisa membantu memperlancar sirkulasi darah, mencegah ketidaknyamanan atau nyeri di sekitar dada.
- Mencegah Infeksi Jamur Bra, terutama yang terbuat dari bahan tertentu, dapat menyebabkan keringat berlebih. Keringat yang menumpuk bisa memicu infeksi jamur pada kulit di sekitar payudara. Dengan tidak mengenakan bra, risiko gesekan dan penumpukan keringat berkurang, sehingga mengurangi kemungkinan terkena infeksi.
- Memperbaiki Kualitas Tidur Melepas bra saat tidur dapat meningkatkan kualitas istirahat. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Chronobiology International menyatakan bahwa pakaian ketat, seperti bra, dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama tidur, sehingga mempengaruhi kualitas tidur seseorang.
- Meningkatkan Pernapasan Penggunaan bra berkawat dapat menekan diafragma dan membuat beberapa wanita kesulitan bernapas. Hal ini terutama dirasakan oleh penderita asma. Melepaskan bra bisa membantu mengurangi tekanan tersebut dan membuat pernapasan lebih lega.
- Mengencangkan Payudara Ada kepercayaan yang menyebutkan bahwa tidak mengenakan bra dapat membuat payudara kendur. Namun, beberapa ahli, seperti dr. Lucky Sekhon, berpendapat bahwa melepas bra justru dapat menguatkan otot-otot penopang payudara, yang pada akhirnya membuat payudara terlihat lebih kencang dan bulat. Sebuah penelitian dari University of Franche-Comte di Prancis juga menemukan hasil serupa, di mana otot-otot di sekitar payudara menjadi lebih kuat saat bra tidak digunakan.
No Bra Day hadir sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan payudara dan meningkatkan kesadaran akan kanker payudara.
Meskipun masih menuai kontroversi, pesan utama dari peringatan ini adalah untuk mendorong lebih banyak wanita agar lebih peduli terhadap kesehatan payudara mereka






