Dari Zumba hingga Talkshow, BPDPKS Edukasi Ibu-ibu Soal Manfaat Kelapa Sawit Termasuk untuk Penanganan Stunting

Kegiatan Sawit on Town (SWOT) bertajuk "Sparkle: Sport, Saver, Music, & Health" di Cihampelas Walk, Bandung Sabtu, 16 November 2024. (Foto: Dok. Ist)

bogortraffic.com, BANDUNG- Ratusan ibu-ibu menunjukan antusiasnya saat ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Sawit on Town (SWOT) bertajuk “Sparkle: Sport, Saver, Music, & Health” di Cihampelas Walk, Bandung Sabtu, 16 November 2024.

Kegiatan SWOT itu merupakan ikhtiar Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dalam rangka meningkatkan literasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat kelapa sawit dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

Kendati “Kota Kembang” diguyur hujan deras sore itu, minat masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut tak surut. Suasana salah satu mal di pusat kota itu pun terpantau meriah.

Tak hanya zumba yang menghadirkan instruktur kondang yang merupakan Official Zumba Ambassador Indonesia, Liza Natalia, aksi tersebut diramaikan pula dengan Cooking Demo bersama Chef Jenny, dan Music Experience bersama Nuca dan Weswey.

Kegiatan lainnya yang tak kalah penting, adalah talkshow bertema “Pemanfaatan Minyak Sawit Bagi Kesehatan” bersama Ketua Umum Dokter Penggiat Sawit/PDPOTJI, Dr (Cand) dr Inggrid Tania. Masyarakat diberikan pula pemahaman tentang penggunaan sawit termasuk dalam memasak.

Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya menyatakan bahwa khusus Bandung, pihaknya memang menyasar ibu-ibu termasuk yang muda-mudanya.

“Kita mempunyai banyak target dan segmen untuk komunikasi, tapi memang khusus di Bandung ini kami lihat memang lebih banyak ibu-ibunya yang berdasar survei suka berolahraga. Kita satu kesatuankan saja, terutama dalam membangun hidup sehat, tak hanya memasak tapi juga olahraganya,” katanya di sela-sela kegiatan.

Kepada mereka dijelaskan soal kandungan kelapa sawit di antaranya Vitamin A, Vitamin E yang dinilainya berperan dalam penanganan stunting. Karena itu, sawit mendukung program Indonesia emas di 2045. “Karena dengan pemanfaatan sawit sebagai pangan itu bisa mengurangi stunting. Hanya saja ini belum tersampaikan,” tandasnya.

Selain emak-emak, pihaknya pun tengah mempersiapkan upaya sosialisasi soal sawit dengan lebih tersegmentasi. Di antaranya kaum remaja, milenial, hingga bapak-bapak seperti di kalangan penggemar mancing. “Itu rencananya tahun depan,” katanya.

Sementara itu, dalam talkshownya, Dokter Inggrid menyampaikan bahwa sawit memiliki berbagai kandungan yang baik bagi tubuh. Dia pun menyebut bahwa sawit bukan penyebab penyakit seperti kolesterol dan diabetes.

“Minyak kelapa sawit ini mengandung vitamin A dan vitamin A ini mengandung antioksidan untuk menurunkan atau menyeimbangkan kolesterol, bahkan bisa meningkatkan kolesterol baik,” katanya seraya mengingatkan cara penggunaan minyak, khususnya untuk memasak, jangan diulang-ulang tapi harus sering diganti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan