bogortraffic.com, JAKARTA— Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menuntaskan seluruh pengerjaan fisik Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Total jalan yang membentang dari perbatasan Trenggalek di sisi barat hingga Blitar di sisi timur kini telah tersambung penuh sepanjang 51,56 kilometer.
Kepastian mengenai Jalur Lintas Selatan Tulungagung rampung ini menyusul selesainya proyek segmen terakhir pada akhir Mei 2026, yakni ruas Brumbun–Sine Lot 1A (9,53 km) dan Lot 1B (3,88 km) yang sempat terkendala tantangan teknis berupa tanah longsor.
Dengan keberhasilan ini, Tulungagung resmi menjadi kabupaten kedua di Jawa Timur yang seluruh koridor JLS-nya terhubung 100 persen setelah Kabupaten Pacitan.
”Pansela diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa. Di saat yang sama, keberadaan jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir,” kata Menteri PU, Dody Hanggodo, dalam keterangan resminya, Rabu (10/6/2026).
Selesainya proyek strategis ini menjadi angin segar bagi sektor pariwisata Jawa Timur. Akses menuju jajaran pantai eksotis di pesisir selatan Tulungagung yang sebelumnya sulit ditembus, kini dapat dijangkau dengan mudah dan aman oleh wisatawan.
Beberapa destinasi wisata unggulan yang diproyeksikan bakal kebanjiran pengunjung di antaranya:
- Pantai Sine: Terkenal dengan pesona panorama teluk dan pusat aktivitas nelayan lokal.
- Pantai Dlodo: Menyuguhkan hamparan pasir putih luas dengan ombak khas Samudra Hindia.
- Pantai Gemah & Pantai Brumbun: Spot favorit liburan keluarga dengan bentang alam perbukitan.
- Kedung Tumpang: Menawarkan fenomena kolam renang alami unik di atas tebing karang.
Secara regional, koridor Pansela di Provinsi Jawa Timur didesain membelah rute Panggul–Sendangbiru–Jarit–Puger hingga Glenmore dengan total panjang bentang mencapai 628,39 km.
Jalur ini menyajikan pemandangan estetis berupa bukit tebing karst dan hutan tropis di sepanjang aspalnya.
Dalam skala makro, Kementerian PU terus menggenjot interkoneksi koridor Pansela Jawa agar tersambung penuh sepanjang lebih dari 1.500 km. Jalur raksasa ini nantinya akan menyatukan konektivitas pesisir selatan mulai dari Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga ujung Jawa Timur demi memicu pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM dan perikanan.





