bogortraffic.com, BANDUNG- Jumlah pemilih yang bakal diperebutkan empat paslon peserta Pilgub Jabar total mencapai 35.925.960 orang. Siapa yang bakal menangguk suara terbanyak sehingga jadi pemenang ditentukan usai pencoblosan pada 27 November mendatang.
Sebelumnya, angka pemilih tetap tersebut ditetapkan pada Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap di Bandung, 22 September 2024.
“Kami melakukan penetapan untuk DPT untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur tadi untuk jumlah pemilih di Jawa Barat totalnya 35.925.960 pemilih,” tandas Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni usai rapat pleno.
Dijelaskan, angka 35 juta pemilih itu tersebar di 27 kabupaten dan kota yang terdiri dari 627 kecamatan, 5.957 desa dan kelurahan dengan distribusi pemilih mencapai 73.862 TPS.
Menurut Ummi, jumlah pemilih tetap itu mengalami penurunan dibandingkan data DPS. Pengurangannya mencapai 40.884 pemilih. Hal itu di antaranya berdasarkan penyisiran data baik pemilih ganda, pemilih meninggal dunia, dan pindah domisili.
Meski demikian, dia menyebut bahwa dari jumlah tersebut terdapat tren penambahan pemilih Pilkada dibandingkan dengan pelaksanaan Pilpres maupun Pileg pada Februari lalu.
Kendati belum dipetakan secara rinci, penambahan itu berasal dari kalangan generasi milenial yang baru mempunyai hak suaranya untuk kali pertama.
“Kalau dibandingkan Pilpres, pemilihnya naik di 200 ribuan itu kebanyakan memang pemilih-pemilih yang baru, yang sudah 17 tahun pada waktu 27 November. Kita belum mendapatkannya secara utuh, karena kita baru tetapkan,” katanya.
Pilgub Jabar sendiri sudah ditetapkan bakal diikuti empat paslon. Keempat Bapaslon itu adalah Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan (KIM), Akhmad Syaikhu-Ilham Habibie (PKS, Nasdem PPP), Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina (PKB), dan Jeje Wiranata-Ronal Surapradja (PDI Perjuangan).






