bogortraffic.com, JAKARTA — Perusahaan jaringan sekolah bahasa Inggris, English 1, menggelar penggalangan dana bertajuk English 1 Unite for Sumatra sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak dan keluarga terdampak banjir di sejumlah wilayah di Sumatra.
Acara yang digelar di Menteng, Jakarta, Rabu (1/4/2026) malam, mempertemukan orang tua murid, partner, serta perwakilan lembaga kemanusiaan dalam satu semangat kolaborasi dan aksi nyata. English 1 menargetkan penggalangan dana sebesar Rp100 juta melalui platform KitaBisa yang telah dimulai sejak Januari lalu.
Operation Director English 1, Christopher Lloyd, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa.
“Di English 1, kami percaya bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui aksi nyata. Melalui English 1 Unite for Sumatra, kami ingin melibatkan siswa dan orang tua dalam aksi nyata yang menumbuhkan empati dan kepedulian. Ketika komunitas bergerak bersama, dampaknya bisa jauh lebih besar,” ujar Christopher Lloyd.
Marketing Director English 1, Rhea Danaparamita, menjelaskan bahwa donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan. Bantuan ini ditargetkan menjangkau sekitar 250 ribu penerima manfaat, termasuk 170 ribu anak-anak di wilayah Sumatra Utara, Aceh, hingga Sumatra Barat.
“Kami memastikan proses penggalangan dana dan penyaluran bantuan dilakukan bersama mitra terpercaya. KitaBisa memfasilitasi pengumpulan donasi secara aman dan transparan, sementara Save the Children Indonesia akan menyalurkan bantuan langsung kepada anak-anak dan keluarga terdampak,” jelas Rhea.
Semangat berbagi ini merupakan bagian dari kampanye Super Parents: Kindness in Action. Selain penggalangan dana, berbagai center English 1 menjalankan kegiatan utama seperti Sharing as One (pengumpulan donasi), Evening Together (buka puasa bersama), dan Junior Learning Buddies.
Dalam program Junior Learning Buddies, murid English 1 level B1 (intermediate) berkesempatan mengajar anak-anak komunitas sekitar setelah melalui proses seleksi ketat layaknya magang profesional. Program ini dilaksanakan di 11 center, termasuk Bekasi, Surabaya, hingga Palu.
Rhea menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi fondasi dari gerakan yang berpuncak pada English 1 Unite for Sumatra. Ia meyakini peran institusi pendidikan sangat penting dalam membangun kesadaran sosial siswa.
“Kami ingin budaya berbagi tumbuh secara konsisten di lingkungan belajar. Fundraising night ini adalah puncaknya, tetapi semangatnya sudah dimulai sejak awal tahun di berbagai daerah,” tutup Rhea.





