bogortraffic.com, BOGOR — Ragam kuliner Malaysia hadir meramaikan Kota Bogor melalui gelaran Sustainable Tourism and Bogor Rasa Malaysia yang diadakan di Halaman Parkir Botani Square Mall, Jalan Raya Pajajaran, pada Sabtu (29/11/2025).
Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan budaya dan pariwisata antara Indonesia dan Malaysia.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa kegiatan kolaboratif ini mencerminkan kedekatan kedua bangsa yang memiliki ikatan sejarah dan budaya sebagai negara serumpun.
Ia menilai acara ini membuka ruang bagi masyarakat Bogor untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner Negeri Jiran.
Dedie menyampaikan bahwa kuliner Malaysia memiliki kemiripan cita rasa dengan sejumlah daerah di Indonesia, namun tetap menyimpan keunikan tersendiri.
“Saya pikir makanan Malaysia juga hampir mirip. Kalau rasa-rasanya mungkin mirip dengan Minang, Medan atau Aceh, tetapi ada beberapa makanan khas Malaysia yang mungkin Kota Bogor atau Indonesia nggak punya. Nah, di sinilah kesempatan kita untuk mau mencicipi, belajar bagaimana juga negara sepupu sahabat kita ini memiliki kekhasan, memiliki keistimewaan dari kulinernya,” ujar Dedie.
Ia menambahkan bahwa kegiatan kuliner lintas negara ini merupakan bentuk diplomasi budaya yang memperkuat persahabatan di tengah dinamika global.
“Tentunya kita semua sebagai bangsa serumpun dapat terus menjalin persahabatan di tengah kondisinya dunia yang sangat dinamis,” ucapnya.
Sementara itu, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival ini.
Ia menyebut “Bogor Rasa Malaysia” bukan sekadar festival kuliner, melainkan simbol keterhubungan masyarakat dua negara.
“Alhamdulillah, kita semua dapat hadir di acara Bogor Rasa Malaysia pada malam ini. Terima kasih karena telah sudi hadir di program yang membawa pengalaman kuliner, budaya, dan wisata Malaysia untuk masyarakat Bogor dan sekitarnya,” ujar Dato’ Syed Hasrin.
Dubes Malaysia itu menjelaskan bahwa hubungan Indonesia–Malaysia memiliki fondasi kuat yang dipengaruhi persamaan bahasa, agama, dan budaya, hingga rekam sejarah panjang.
Ia juga mengungkap bahwa minat wisata antar kedua negara sangat tinggi pada tahun 2024.
“Indonesia adalah penyumbang kedua terbesar dengan 4,1 juta pengunjung, meningkat 19,1 persen berbanding 2023,” jelasnya.
Ia berharap festival ini dapat merangsang minat masyarakat Bogor untuk berwisata langsung ke Malaysia dan mencicipi ragam kuliner di tempat asalnya.
“Kita berharap program Bogor Rasa Malaysia ini akan membangkit selera masyarakat Bogor dan sekitarnya untuk berkunjung ke Malaysia. Silakan mencicipi lebih dulu di Bogor sebelum merasakannya secara langsung di tanah asalnya, Malaysia,” pungkasnya.
Festival ini menjadi bukti bahwa diplomasi budaya melalui kuliner mampu memperkuat hubungan dua negara sekaligus memperkaya pengalaman masyarakat dalam menikmati keberagaman cita rasa Asia Tenggara.





