bogortraffic.com, SOFIFI – Komitmen dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah timur Indonesia terus diwujudkan oleh PLN Nusantara Power (PLN NP).
Melalui anak usahanya, PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), proyek pembangunan PLTU Sofifi 2×3 MW Unit #2 di Pulau Halmahera, Maluku Utara, berhasil mencapai tonggak penting yang ditandai dengan keberhasilan First Synchrone ke jaringan PT PLN (Persero) UP3 Sofifi pada Februari lalu.
Pencapaian ini diraih setelah melalui berbagai tahapan pengujian ketat, termasuk penerbitan Rekomendasi Laik Sinkron (RLS) dari PLN Pusat Sertifikasi (Pusertif).
Meski menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan, kolaborasi solid antarpihak memastikan seluruh persyaratan teknis terpenuhi dengan baik.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa kesuksesan ini adalah langkah nyata perusahaan dalam menyediakan akses energi yang stabil bagi masyarakat di pelosok negeri.
“Keberhasilan First Synchrone PLTU Sofifi Unit #2 menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem kelistrikan di Maluku Utara. PLN Nusantara Power melalui PLN NPC terus berkomitmen menghadirkan pembangkit yang andal untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses listrik yang lebih stabil serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ruly Firmansyah.
Keberhasilan Unit #2 ini melengkapi kesuksesan Unit #1 yang telah diserahterimakan pada November 2025, yang mempertegas peran PLN NPC dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim proyek yang menangani pengerjaan mulai dari erection civil work, mekanikal, hingga testing & commissioning.
“PLN Nusantara Power Construction berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Maluku Utara, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat,” ujar Djarot Hutabri.
Pembangkit yang dikelola oleh PLN UIP Maluku & Papua ini selanjutnya akan menjalani pengujian Reliability Run selama 14 hari dan Performance Test sebelum memasuki tahap Commercial Operation Date (COD).
Kehadiran PLTU Sofifi 2×3 MW memiliki peran vital bagi Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.
Pembangkit ini menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang selama ini menjadi tulang punggung pasokan listrik di wilayah tersebut.
Dengan hadirnya PLTU Sofifi, kondisi kelistrikan di Kota Sofifi yang sebelumnya kerap mengalami defisit kini berubah menjadi surplus.
Hal ini memastikan pasokan listrik bagi masyarakat serta aktivitas ekonomi di Pulau Halmahera menjadi jauh lebih andal, stabil, dan siap mendukung kemajuan wilayah timur Indonesia.






