bogortraffic.com, JAKARTA- APL Logistics meresmikan fasilitas terbarunya yang bersertifikasi LEED Silver, “APL Logistics Marunda Flow Center”, di Kawasan Industri KBN Marunda, Jakarta Utara.
Peresmian ini menandai langkah nyata APL Logistics dalam memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Sejak hadir di Indonesia pada tahun 1999, APL Logistics terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang signifikan, terutama dalam lima tahun terakhir. Hal ini mencerminkan besarnya potensi pasar Indonesia serta ketangguhan masyarakatnya dalam menghadapi tantangan global.
Dengan luas bangunan mencapai 32.000 meter persegi, fasilitas ini memiliki posisi strategis dengan akses langsung ke jalur logistik utama, termasuk Pelabuhan Tanjung Priok yang berjarak kurang dari 10 km, Stasiun Kampung Bandan (19,3 km), dan Bandara Internasional Soekarno–Hatta (36 km).
APL Logistics juga tengah mengkaji kelayakan layanan angkutan barang melalui jalur sungai (barge) dari Marunda ke Tanjung Priok untuk mengurangi lalu lintas darat serta waktu pengiriman.
“Inisiatif ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang menjadi inti dari pengembangan fasilitas ini,” ujar Dileepa Dissanayake, Direktur Operasional APL Logistics Indonesia.
Fasilitas ini turut memperkuat fokus APL Logistics dalam mendukung ekspor nasional melalui investasi pada simpul logistik strategis, teknologi canggih, dan pengembangan SDM.
Sebagai fasilitas bersertifikasi LEED Silver, Marunda Flow Center memenuhi berbagai kriteria ketat terkait efisiensi energi, penghematan air, kualitas lingkungan dalam ruang, serta penggunaan material ramah lingkungan.
Fasilitas ini dibangun dengan bahan lokal, dilengkapi panel surya yang menyuplai 10% kebutuhan listrik operasional, atap transparan untuk pencahayaan alami, dan sistem HVAC otomatis yang efisien energi.
APL Logistics juga menciptakan lebih dari 100 lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Proyek ini menjadi awal dari rencana jangka panjang APL Logistics untuk memperluas jaringan logistik di seluruh Pulau Jawa, dimulai dari Jawa Barat dan akan berlanjut ke Jawa Tengah dan Timur.
Dengan sistem otomatisasi modern, fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data operasional.
Dilengkapi sistem pemindai gantry untuk kargo masuk dan keluar, scanner PO otomatis, serta kapasitas penyimpanan 20.000 meter kubik dengan sekitar 6.800 posisi rak, fasilitas ini mampu mengakomodasi arus barang dalam volume besar secara efisien.
Gudang ini juga memiliki 42 dock, lahan penampungan untuk 300 kontainer, serta area parkir untuk lebih dari 100 truk, menjadikannya salah satu pusat logistik dengan throughput tertinggi di Indonesia.
“Kami percaya pada potensi besar Indonesia. Fasilitas ini adalah wujud nyata dari investasi kelas dunia yang sekaligus menunjukkan komitmen kami terhadap keberlanjutan,” kata Azfar Khan, Wakil Presiden Regional APL Logistics untuk Asia Tenggara.
Komitmen ini turut diapresiasi oleh Agus Hendardi, Direktur Utama PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), yang menyatakan Aspirasi APL Logistics sangat sejalan dengan visi KBN dalam membangun ekosistem terintegrasi yang menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, dan layanan logistik berkelas dunia yang berkelanjutan.
“Dengan hadirnya APL Logistics Marunda Flow Center, Indonesia kini memiliki satu lagi fasilitas logistik modern yang tidak hanya menunjang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menegaskan pentingnya pembangunan berwawasan lingkungan untuk masa depan yang berkelanjutan.” Tutupnya






