bogortraffic.com, BOGOR- Masih dalam kemeriahan Hari Ulang Tahun ke-12, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), salah satu anak usaha Pelindo Terminal Petikemas, menutup Semester I tahun 2025 dengan pencapaian yang mengesankan. Perusahaan mencatatkan peningkatan kinerja bongkar muat sebesar 16,7% dibanding periode yang sama di tahun 2024. Kinerja operasi pada bulan Juni 2025 juga mengalami peningkatan sebesar 10,7% dibanding Juni 2024.
“Kepuasan pengguna jasa akan terus kami fokuskan dengan menghadirkan layanan baik di lapangan maupun sistem yang lebih optimal,” tutur Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK.
Pada Semester I tahun 2025 ini, kinerja operasional meningkat secara signifikan. Dengan pertumbuhan bulan Juni 2025 sebesar 10,7% dibanding Juni 2024, IPC TPK berhasil mencatatkan kinerja sebesar 291.465 TEUs. Adapun angka realisasi kinerja operasi yang dicatatkan IPC TPK di sepanjang Semester I 2025 mencapai 1.698.339 TEUs, di mana jumlah ini 16,7% lebih besar dibanding Semester I 2024 dengan angka realisasi kinerja operasi sebesar 1.455.298 TEUs.
Peningkatan kinerja ini sejalan dengan peningkatan ekspor-impor dan arus peti kemas domestik yang terus tumbuh. Arus peti kemas di Area Panjang mengalami peningkatan signifikan sebesar 29,1%. Peningkatan ini dipengaruhi oleh melonjaknya jumlah ekspor komoditas khas wilayah Lampung seperti biji kopi, pisang segar, karet, frozen shrimp, hingga lada hitam.
Selain itu, Area Pontianak menyusul dengan peningkatan sebesar 6,5% arus peti kemas. Hal ini disebabkan oleh peningkatan arus peti kemas domestik dan peningkatan volume peti kemas dari salah satu perusahaan pelayaran.
“Harapan kami di tengah peringatan HUT IPC TPK ke-12 ini, kami tetap dipercaya untuk menghadirkan layanan-layanan yang sangat dibutuhkan pengguna jasa yang berimplikasi pada penurunan biaya logistik nasional,” tutup Pramestie.
Pencapaian ini menegaskan posisi IPC TPK sebagai pemain kunci dalam rantai logistik nasional dan komitmennya untuk terus berkontribusi pada efisiensi biaya logistik di Indonesia.






