bogortraffic.com, BOGOR – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor tengah gencar melakukan koordinasi untuk pengisian instrumen survei secara daring.
Survei ini menyasar siswa/siswi SMA/sederajat yang sekolahnya telah meraih kategori Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Paripurna Tahun 2024.
Langkah ini diambil menyusul Keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor: 41/KEP/D3/2025, yang menetapkan status SSK Paripurna.
Koordinasi pelaksanaan survei daring ini merupakan bagian dari upaya penyusunan Kajian Evaluasi Efektivitas Program SSK.
Kajian ini bertujuan untuk mengukur dampak program terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa yang berwawasan kependudukan.
Pelaksanaan kajian ini melibatkan kerja sama antara Kedeputian Bidang Kebijakan Strategi Pembangunan Keluarga, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Deputi I) melalui Direktorat Kebijakan Strategi Bidang Penyerasian Kebijakan Pengendalian Kuantitas Penduduk (Ditkesdalduk) sebagai penanggung jawab kajian, serta Direktorat Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan (Ditpenduk).
Survei ini secara khusus ditujukan kepada seluruh siswa kelas X, XI, dan XII di sekolah-sekolah yang telah ditetapkan sebagai SSK Paripurna Tahun 2024. Untuk memastikan kelancaran proses, Tim Pendamping dari DPPKB Kota Bogor turut hadir di beberapa sekolah.
Sebagai contoh, kegiatan survei lapangan di SMA Kosgoro dihadiri oleh Penata KKB, Koordinator Lapangan Kecamatan Bogor Utara, dan PLKB Kelurahan Bantarjati. Sementara itu, di SMAN 1 Kota Bogor, tim pendamping terdiri dari Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penata KKB, Koordinator Lapangan Kecamatan Bogor Tengah, dan PLKB Kelurahan Paledang.
Kegiatan kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran jelas mengenai keberhasilan program Sekolah Siaga Kependudukan di Kota Bogor.
Kepala DPPKB Kota Bogor, Drs. Anas S. Rasmana, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan Survei Sekolah Siaga Kependudukan ini dapat menambah jumlah sekolah dengan klasifikasi Paripurna di Kota Bogor.
“Melalui SSK, diharapkan tercipta generasi muda yang memiliki sikap dan perilaku yang bertanggung jawab terhadap masa depan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat sehingga nantinya menjadi generasi emas 2045,” pungkas Anas.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas dan bertanggung jawab, selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.





