Demi Kenyamanan Lansia, Warga Cluster Virginia Tolak Pembangunan Gedung Perkantoran FIFGROUP

Warga Cluster Virginia menggelar aksi protes di lokasi pembangunan gedung perkantoran tujuh lantai di kawasan Kota Wisata Cibubur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026)

bogortraffic.com, BOGOR – Puluhan warga Cluster Virginia, Perumahan Kota Wisata Cibubur, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar aksi protes terhadap pengembang pembangunan gedung perkantoran yang dimiliki oleh FIFGROUP (PT Federal International Finance) setinggi tujuh lantai, pada Selasa (3/2/2026).

Para warga menuntut kepada pihak Estate Management Sinar Mas Land. untuk menghentikan proyek ini karena dinilai menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan, terutama bagi warga lanjut usia (lansia). Aksi dilakukan di sekitar lokasi proyek yang berada sangat dekat dengan pemukiman warga.

Bacaan Lainnya

Massa meminta seluruh aktivitas pembangunan dihentikan sementara hingga ada kejelasan serta kesepakatan antara pengembang dan warga terdampak.

Kuasa hukum warga, Arbab Paproeka, SH, mengatakan pembangunan gedung bertingkat tersebut dilakukan persis di samping rumah warga dengan jarak yang nyaris tidak ada.

“Ini bukan sekadar pembangunan biasa. Aktivitas alat berat, suara bising, dan getaran sangat mengganggu warga, khususnya lansia yang membutuhkan ketenangan,” kata Arbab di lokasi aksi, Selasa (3/2/2026).

Menurut Arbab, meskipun kawasan Kota Wisata berkembang menjadi area bisnis, pembangunan gedung bertingkat tinggi di tengah permukiman padat dinilai tidak memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi lokasinya. Kalau memang mau membangun perkantoran, masih banyak lahan di kawasan central business Kota Wisata, bukan di tengah permukiman warga,” ujarnya.

Ia menilai aktivitas pembangunan yang terus berjalan tanpa memperhatikan kondisi warga sebagai bentuk ketidakpedulian pengembang.

“Ini bukan lagi soal bisnis, tapi soal tenggang rasa. Warga merasa seolah-olah tidak dianggap,” tegasnya.

Salah seorang warga Cluster Virginia, Butan Halid, yang merupakan purnawirawan TNI berpangkat terakhir kolonel, menuturkan aksi protes ini juga dilatarbelakangi alasan kemanusiaan dan kewajiban moral terhadap warga lansia.

“Di sini ada janda hampir 80 tahun, sudah sakit-sakitan. Kalau ada suara bising pasti sangat terganggu. Ini kewajiban moral saya sebagai teman almarhum suaminya, sekaligus sebagai warga,” ujar Butan Halid.

Ia mengaku warga lanjut usia di lingkungan tersebut membutuhkan ketenangan untuk menjalani masa tua.

“Kami ini mau menikmati sisa usia dengan tenang. Umur saya sudah 83 tahun. Tapi kondisi seperti ini justru membuat tidak nyaman. Ini sudah bukan sekadar gangguan, tapi bentuk tidak adanya tenggang rasa,” katanya.

Butan Halid menegaskan warga siap berjaga agar tidak ada aktivitas alat berat sebelum ada kejelasan dan kesepakatan dengan warga.

“Kalau perlu saya ikut jaga di sini supaya tidak ada pekerjaan besar selama belum ada kesepakatan yang menghormati hak warga,” ujarnya.

Warga berharap pengembang menghentikan sementara aktivitas pembangunan dan membuka ruang dialog guna mencari solusi terbaik agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan