bogortraffic.com, BOGOR- Yantie Rachim, istri Calon Wali Kota Bogor Dedie Rachim, mengadakan acara Trunk Show Kebaya yang dihadiri oleh para pelaku usaha lokal, termasuk Batik Handayani Geulis, Lojicraft, dan Batik Pancawati. Acara ini berlangsung di Samsara Cafe, kawasan Bogor Tengah, pada Jumat (13/9/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Yantie Rachim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upayanya untuk memperkenalkan dan melestarikan produk batik lokal yang dihasilkan oleh UMKM Kota Bogor. Ia menekankan pentingnya menjaga dan merawat warisan budaya batik agar tidak hilang atau diambil alih oleh pihak lain.
“Kita sebagai pemilik batik harus menjaga dan merawat. Karena sudah mulai hilang dengan adanya globalisasi, untungnya seragam batik masih dipakai oleh anak sekolah,” ujar Yantie.
Batik khas Bogor, yang telah ada sejak 15 tahun lalu, memiliki ciri khas unik, dengan motif seperti gambar rusa atau tugu kujang yang menjadi identitas kota Bogor. Menurut Yantie, penggunaan batik harus lebih sering diterapkan, terutama di sektor pariwisata, agar menjadi identitas kuat bagi kota.
“Saat ini, berpakaian batik harus mulai rutin diterapkan oleh warga Bogor, khususnya di sektor pariwisata. Seperti restoran dan hotel bisa menggunakan seragam batik agar dilihat wisatawan,” tambahnya.
Acara Trunk Show Kebaya ini juga menampilkan kegiatan membatik bersama Batik Handayani Geulis dan perkenalan produk Samsara Cafe yang berkonsep “ngeteh cantik,” atau high tea.
Yantie berharap batik khas Bogor dapat menjadi identitas kota yang kuat dan bahkan menjadi alat diplomasi untuk mengenalkan Bogor ke dunia internasional.
“Mungkin kita bisa dorong teman-teman yang di luar negeri itu mulai pakai batik dan kebaya bordiran khas Bogor. Jadi, alat diplomasi kota Bogor itu batik khasnya,” tutup Yantie.
Dengan acara ini, Yantie Rachim menunjukkan komitmennya untuk mendukung UMKM lokal dan melestarikan warisan budaya batik yang menjadi bagian penting dari identitas kota Bogor.






