Jelang Bentrok Perempat Final, Harry Kane Tolak Dibanding Haaland

Pemain sekaligus kapten Timnas Inggris, Herry Kane. (Foto: Dok. Getty Images Sport)

bogortraffic.com, BOGOR— Tensi panas babak perempat final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Timnas Inggris dan Norwegia, Sabtu malam ini, kian membara.

Namun, kapten sekaligus striker andalan Three Lions, Harry Kane tolak dibanding Haaland yang menjadi rival utamanya di lini serang papan atas Eropa.

Bacaan Lainnya

​Kane menegaskan bahwa meski mereka berdua memikul tanggung jawab makro sebagai ujung tombak utama di lapangan, karakteristik dan gaya permainan hulu ke hilir yang mereka miliki sangat jauh berbeda.

​”Kami adalah dua pesepak bola yang sangat berbeda. Saya tahu publik melihat kami sama-sama bermain sebagai nomor sembilan (penyerang murni), namun secara taktis kami menjalankan peran serta kontribusi yang berbeda di atas rumput,” ungkap Harry Kane.

​Penyerang utama Bayern Munich tersebut tidak ragu melemparkan pujian tinggi terhadap produktivitas luar biasa yang ditunjukkan oleh bomber Norwegia milik Manchester City itu.

​Di panggung Piala Dunia 2026 kali ini, Erling Haaland telah mengoleksi 7 gol, unggul tipis dari Kane yang mengantongi 6 gol.

Keduanya terus menempel ketat Kylian Mbappe dan Lionel Messi yang memimpin perburuan Sepatu Emas lewat torehan 8 gol.

Keunggulan Haaland: Kane memuji atribut fisik Haaland yang kokoh bak mesin, memiliki kekuatan instan, serta penyelesaian akhir (finishing) level tertinggi di dunia.

Kelebihan Kane: Kane lebih menyukai peran modern yang fleksibel, sering turun ke lini tengah untuk menjemput bola, membagi ruang, dan ikut membangun skema serangan tim.

​Bagi Kane, perdebatan komparasi di media massa sama sekali tidak krusial dan tidak memengaruhi fokus mental bertanding skuad Inggris malam ini.

​Ia memilih berkonsentrasi penuh untuk membongkar pertahanan Norwegia demi mengamankan tiket semifinal, ketimbang memikirkan rivalitas individu pencetak gol makro.

​“Saya melihat diri saya sebagai pemain yang berbeda. Memang benar tugas saya adalah mencetak gol, tetapi saya jauh lebih menikmati keterlibatan dalam alur permainan kolektif. Jadi, saya rasa tidak ada alasan objektif untuk membandingkan kami berdua,” pungkas Kane.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan