bogortraffic.com, JAKARTA – PT T.D. Williamson (TDW) Indonesia melalui Community Relations Committee (CRC) kembali menegaskan komitmen nyatanya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Kali ini, perusahaan resmi menggandeng platform crowdfunding lingkungan, LindungiHutan, untuk melaksanakan aksi penanaman mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.
Inisiatif hijau ini merupakan bagian integral dari pilar Environment dalam agenda Corporate Social Responsibility (CSR) TDW Indonesia, yang difokuskan pada konservasi wilayah pesisir serta mitigasi dampak perubahan iklim global.
Dalam aksi korporasi tersebut, TDW Indonesia mendonasikan sekaligus menanam 100 bibit mangrove.
Pemilihan komoditas mangrove dinilai sangat strategis mengingat vegetasi ini memegang peran krusial dalam benteng pertahanan ekologis Jakarta, mulai dari mencegah pengikisan tanah akibat abrasi, meredam terjangan banjir rob, hingga mengunci emisi karbon secara masif.
Chair CRC TDW Indonesia, Reza Palevi Alren, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan untuk ikut menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah operasionalnya.
“Inisiatif ini menjadi langkah kecil namun bermakna bagi kami untuk ikut berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir Jakarta. Melalui donasi 100 bibit mangrove, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak ekologis yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Reza, Selasa (26/5/2026).
Reza menambahkan, aksi penanaman ini juga dikonsep untuk menyokong target global dalam Sustainable Development Goals (SDGs) terkait penanganan perubahan iklim dan kelestarian ekosistem lautan.
Apresiasi mendalam disampaikan oleh perwakilan Operasional LindungiHutan, Puguh.
Ia menyebut kontribusi aktif dari dunia usaha merupakan motor penggerak utama dalam mempercepat restorasi kawasan kritis di utara Jakarta.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh TDW Indonesia di Ekowisata Mangrove PIK. Kontribusi 100 bibit mangrove ini sangat berarti untuk memperkuat pengawasan garis pantai dan mengurangi dampak banjir rob yang kerap membayangi wilayah Jakarta Utara,” tutur Puguh.
Puguh menekankan, manfaat dari penanaman mangrove ini tidak hanya berhenti pada fungsi perlindungan alam (ekologis).
Dalam jangka panjang, rimbunnya hutan bakau yang terjaga dengan baik akan menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor ekowisata berbasis komunitas serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Melalui sinergi ini, TDW Indonesia berharap dapat memantik kesadaran kolektif dari berbagai sektor industri lainnya untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam menghijaukan kembali wilayah pesisir demi masa depan Indonesia yang lebih asri dan berkelanjutan.





