Perkuat Ekonomi Kawasan, Menteri Iftitah Ajak Sektor Swasta Berdayakan Warga Transmigrasi

bogortraffic.com, JAKARTA – Kementerian Transmigrasi terus memperluas kolaborasi strategis guna memperkuat pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Terbaru, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menjajaki potensi kerja sama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan PT Haeng Nam Sejahtera Indonesia (HSI), produsen manufaktur keramik dan pecah belah terkemuka.

Bacaan Lainnya

Fokus utama kementerian saat ini adalah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah transmigrasi.

Menteri Iftitah menekankan bahwa manfaat program transmigrasi harus dirasakan secara luas oleh masyarakat dengan standar kualitas yang terus ditingkatkan.

“Kita saat ini sedang fokus pada kuantitas, bukan hanya kualitas, agar semakin banyak masyarakat transmigrasi yang merasakan manfaat dari berbagai program pemberdayaan,” kata Menteri Iftitah di kantor kementerian, Jumat (13/4).

Ia bahkan memiliki visi besar agar para transmigran tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen di masa depan.

“Suatu saat saya punya mimpi, transmigran bisa memproduksi sendiri produk seperti ini. Ini bisa menjadi bagian dari pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi,” ujarnya.

Manager Design Development PT Haeng Nam Sejahtera Indonesia, Ellen, menyatakan apresiasinya atas komitmen kementerian dalam meningkatkan taraf hidup warga transmigran.

“Kami merasa terhormat bisa bertemu langsung dan berbincang dengan Pak Menteri. Kami melihat adanya komitmen dari Kementerian Transmigrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi,” jelas Ellen.

Pada tahun 2025, PT HSI telah menyalurkan bantuan produk pecah belah ke sejumlah wilayah seperti Polewali Mandar, Sidrap, Poso, dan Rempang. Dukungan ini terus berlanjut di tahun 2026 dengan volume yang lebih besar.

“Tahun lalu bantuan sudah dikirim ke beberapa kawasan transmigrasi, seperti di Polewali Mandar sebanyak 100 paket, Sidrap 145 paket, Poso 50 paket, dan Rempang 5 paket. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran PT HSI turut mendukung masyarakat transmigran,” imbuh Ellen.

Terkait rencana ke depan, PT HSI telah menyiapkan bantuan dalam jumlah signifikan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga para transmigran.

 

“Terkait permintaan Pak Menteri, pada tahun 2026 kami akan menyiapkan pengiriman sebanyak 1.094 paket setelah lebaran. Sekitar 300 paket di antaranya akan disiapkan untuk dikirim ke Rempang dalam waktu dekat,” ujar Ellen.

Setiap paket bantuan terdiri dari delapan piring dan empat mug untuk setiap kepala keluarga. Kementerian Transmigrasi juga berencana mengajak PT HSI meninjau langsung kawasan transmigrasi guna memperkuat potensi kerja sama jangka panjang dan membuka peluang pengembangan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan