bogortraffic.com, MEDAN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pascabencana banjir dan longsor. Hingga saat ini, 12 koridor jalan nasional utama telah dapat dilalui kembali oleh masyarakat.
Meskipun telah terhubung, pada beberapa ruas jalan masih diberlakukan pengaturan lalu lintas dan penyempurnaan jalan sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan fungsi jalan nasional merupakan prioritas utama dalam masa tanggap darurat dan transisi menuju rehabilitasi.
“Kementerian PU bergerak cepat memastikan jalur-jalur utama kembali fungsional agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terhambat, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan,” ujar Menteri Dody.
Daftar 12 Koridor Jalan Nasional yang Sudah Dapat Dilalui
Berdasarkan data terkini, berikut adalah rincian koridor ruas jalan nasional di Sumatera Utara yang telah fungsional:
-
Tarutung – Sipirok (68 km): Telah terhubung, saat ini dilakukan penyempurnaan jalan sementara (detour).
-
Sibolga – Batangtoru: Dapat dilalui kendaraan roda empat. Ruas akan ditutup sementara jika debit air meningkat; pemasangan Jembatan Bailey terus dilakukan.
-
Batangtoru – Singkuang: Terhubung terbatas untuk kendaraan ringan.
-
Sidikalang – Singkil – Barus – Sorkam – Sibolga: Sudah dapat dilalui.
-
Padang Sidempuan – Panyabungan – Batas Prov. Sumbar: Beroperasi normal.
-
Padang Sidempuan – Batangtoru: Beroperasi normal.
-
Singkuang – Natal – Simpang Gambir – Batas Prov. Sumbar: Beroperasi normal.
-
Batas Prov. Aceh – Simpang Pangkalan Susu – Batas Tanjung Pura – Binjai: Sudah dapat dilalui seiring surutnya banjir.
-
Ruas Tol: Medan – Pangkalan Brandan, Medan – Sinaksak, dan Tebing Tinggi – Kisaran beroperasi normal.
-
Lintas Barat Sumatera: Sibolga – Barus – Batas Prov. Aceh – Aceh Singkil.
-
Lintas Tengah Sumatera: Sidikalang – Kuta Buluh – Batas Aceh – Kutacane.
-
Lintas Timur Sumatera: Medan – Binjai – Pangkalan Brandan – Tanjung Pura – Batas Prov. Aceh – Aceh Tamiang.
Siagakan Alat Berat untuk Penanganan Permanen
Kementerian PU terus melakukan pemantauan lapangan secara intensif serta menyiagakan alat berat dan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan lanjutan, terutama akibat curah hujan yang masih tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan.
“Kami akan terus bekerja tanpa henti hingga penanganan darurat tuntas dan dilanjutkan dengan perbaikan permanen agar infrastruktur kembali andal dan aman,” ujar Menteri Dody.






