Kampanye Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Wujud Komitmen Transportasi Laut yang Aman

Kemenhub gelar acara Kampanye Keselamatan Pelayaran di Politeknik Pelayaran Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (20/10).

bogortraffic.com, SURABAYA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan keselamatan pelayaran bagi masyarakat maritim, khususnya nelayan.

Hal ini diwujudkan dengan penyerahan bantuan alat keselamatan berupa 1.057 unit life jacket dan 53 unit life buoy, serta penerbitan 2.120 E-Pass Kecil dan 11 Buku Pelaut Merah untuk para nelayan di wilayah Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Kemenhub juga memberikan bantuan 100 Alat Pelindung Diri (APD) dan 350 paket sembako.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis saat pelaksanaan acara Kampanye Keselamatan Pelayaran di Politeknik Pelayaran Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (20/10).

“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen kita untuk menghadirkan transportasi laut yang aman, andal, dan modern, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud saat membuka acara.

Dirjen Masyhud menekankan bahwa keselamatan merupakan muara utama dalam penyelenggaraan transportasi laut sehingga diperlukan komitmen dan kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan.

“Dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat, kita dapat membangun transportasi laut yang aman, maju, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dirjen Hubla juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan pelayaran.

“Keselamatan pelayaran tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan sebuah kebutuhan yang akan selalu tertanaman pada diri masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan transportasi laut di Indonesia,” tegasnya.

Ditjen Perhubungan Laut menyampaikan komitmennya dalam upaya meningkatkan keselamatan pelayaran yang sejalan dengan visi Kementerian Perhubungan periode 2024–2029, yaitu “Transportasi Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Beberapa upaya yang kami lakukan di antaranya dengan memperkuat regulasi, infrastruktur dan inovasi teknologi serta mendorong edukasi dan sertifikasi nelayan mengenai alat keselamatan wajib di kapal agar mereka terlindungi sekaligus dapat terhubung dengan otoritas bila terjadi keadaan darurat,” jelas Dirjen Masyhud.

Sementara itu, Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Capt. Hendri Ginting mengungkapkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat maritim terhadap pentingnya budaya keselamatan dan keamanan pelayaran khususnya di wilayah Jawa Timur.

Dalam rangkaian kampanye, Capt. Hendri Ginting didampingi pejabat terkait berkesempatan langsung memberikan 100 unit life jacket kepada nelayan di Bale Purbo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 30 nelayan.

“Ini adalah bentuk kepedulian Ditjen Perhubungan Laut untuk memastikan keselamatan dan keamanan para nelayan terlebih jika terjadi musibah di laut life jacket bisa menyelamatkan kita,” kata Capt. Hendri Ginting, seraya mengimbau nelayan untuk selalu menerapkan budaya keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca saat melaut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan