bogortraffic.com, KUPANG – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal ini disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Tahun Buku 2025 yang digelar pada Sabtu malam (25/4/2026).
KSP TLM Indonesia tercatat sukses menjalankan kegiatan usahanya dengan total aset mencapai Rp1,38 triliun, pendapatan usaha Rp380,97 miliar, serta Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp172,75 miliar.
Jumlah anggota pun meningkat signifikan menjadi 340.117 orang, yang mempertegas kepercayaan kuat masyarakat.
”Capaian tersebut menunjukkan bahwa KSP TLM Indonesia bukan hanya tumbuh secara angka, tetapi juga tumbuh dalam kepercayaan anggota, tata kelola, dan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat,” kata Menkop Ferry Juliantono.
Menkop Ferry menegaskan bahwa Kementerian Koperasi berkomitmen mendorong Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai KSP TLM Indonesia memiliki kapasitas untuk membantu operasionalisasi KDKMP di wilayah Kupang dan sekitarnya.
”Di NTT saat ini ada 1.399 unit (KDKMP) yang sedang dibangun dan sudah selesai sekitar 40 unit. Nanti pada saat operasional kita akan dorong agar KDKMP juga dapat menyuplai kebutuhan bahan baku dan bermitra dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis),” ujarnya.
Dukungan Pemerintah Daerah dan Transformasi Usaha
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, turut memberikan apresiasi dan mendorong KSP TLM Indonesia untuk melakukan spin off ke sektor produktif demi keberlanjutan usaha jangka panjang.
Ia juga merencanakan sinergi antara KDKMP dengan “NTT Mart” untuk memasarkan produk lokal.
“TLM harus berani keluar dari zona nyaman, kami berharap TLM Indonesia untuk spin off atau mengembangkan produksi agar bisa mengamankan anggota dan usaha dalam jangka panjang,” ujar Emanuel Melkiades Laka Lena.
Menanggapi dukungan tersebut, Direktur Utama KSP TLM Indonesia, Zelsy N. W. Pah, menegaskan komitmen pengurus untuk terus meningkatkan kapasitas usaha pada tahun 2026.
Beberapa program baru yang disiapkan antara lain peluncuran pinjaman pendidikan bagi anggota, pembukaan cabang baru di Bali, serta transformasi digital secara menyeluruh.
Zelsy optimis koperasi akan tumbuh semakin besar mengingat mayoritas anggotanya adalah perempuan yang disiplin dan pekerja keras.
Transformasi ini diharapkan menjadikan KSP TLM Indonesia sebagai tumpuan utama perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. ***






