bogortraffic.com, BOGOR Sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya risiko penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) mengadakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa fogging gratis untuk warga RW 08 Desa Pandansari, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam pelaksanaannya, PMLI menggandeng Ketua RW 08 serta para Ketua RT setempat untuk melakukan deteksi dini potensi munculnya kasus DBD, khususnya di daerah rawan genangan air dan lingkungan padat penduduk.
Program fogging gratis ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 3–4 November 2025, dengan menggandeng Rentokil Bogor. Kegiatan tersebut menyasar wilayah RT 1 hingga RT 4 RW 08 Desa Pandansari, yang berada di sekitar area kerja PT PMLI.
Perubahan cuaca ekstrem yang tidak menentu — mulai dari panas terik hingga hujan deras disertai angin — menjadi perhatian khusus PMLI. Kondisi tersebut diketahui dapat meningkatkan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.
Senior Manager Corporate Secretary PMLI, Wuri Hendrayani, yang turut mendampingi jalannya kegiatan, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Program TJSL fogging gratis ini merupakan wujud kepedulian manajemen PMLI kepada masyarakat. Pelaksanaan fogging juga telah memperhatikan prosedur dan hal yang perlu diperhatikan. Kami juga mengingatkan setiap warga agar dapat bekerja sama mengamankan barang dan hal lain agar tidak terpapar pada saat pelaksanaan fogging,” jelas Wuri.
Lebih lanjut, Wuri mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya pencegahan berkelanjutan.
“Kami mengimbau agar masyarakat rutin melakukan kegiatan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk di tengah cuaca ekstrem saat ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PMLI berharap program TJSL Fogging Gratis dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar sekaligus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah penyebaran penyakit menular.





