Viral Cemooh Nasi Kotak, Wabup Bogor: Pejabat Publik Harus Memberikan Contoh Baik

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, merespons viralnya video Kepala Desa Gunung Menyang, Wiwin Komalasari, yang mencemooh nasi kotak usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, pada Kamis (20/2/2025).

Jaro Ade menegaskan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dan langsung menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat, untuk menindaklanjuti serta melakukan pembinaan kepada Wiwin.

Bacaan Lainnya

“Kami memiliki tanggung jawab untuk melakukan pembinaan. Pak Sekda sudah menangkap informasi ini dan akan menindaklanjutinya melalui Pak Camat,” kata Jaro Ade pada Senin (24/2/2025).

Jaro Ade juga mengimbau kepada seluruh camat di Kabupaten Bogor untuk lebih ketat dalam mengawasi serta membina para kepala desa, agar kejadian serupa tidak terulang.

“Para camat harus terus mengkonsolidasikan dan membina kepala desa agar tidak ada lagi oknum yang bertindak di luar batas, baik di media sosial maupun dalam tindakan yang tidak perlu,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai pejabat publik, kepala desa seharusnya fokus pada pelayanan masyarakat, bukan justru menimbulkan polemik yang tidak bermanfaat.

“Pejabat publik harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi dan pelayanan demi kesejahteraan warga Kabupaten Bogor. Mereka harus melayani, bukan sebaliknya,” tegas Jaro Ade.

Viral Video Cemooh Nasi Kotak

Sebelumnya, Kepala Desa Gunung Menyang, Wiwin Komalasari, menghadiri acara pelantikan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi di Kabupaten Bogor. Setelah acara, Wiwin merekam video dan mencemooh nasi kotak yang diberikan panitia.

Dalam video yang beredar di media sosial, Wiwin berkata:

“Assalamualaikum, ini baru kali ini saya apa? Bawa berkat. Ini bawa berkat gak?” katanya sambil mengarahkan kamera ke seorang perempuan di sampingnya.

Perempuan yang ditanya menjawab, “Gak ah, sudah kenyang,” sambil tertawa.

Wiwin kemudian menimpali dengan nada mengejek:

“Aduh, seumur-umur, aduh mau lihat enggak nih bawa berkat jomet-jomet,” katanya sambil tertawa.

Video tersebut menuai kritik dari warganet, yang menilai sikap kepala desa tersebut tidak pantas. Banyak pihak menilai, sebagai pejabat publik, Wiwin seharusnya lebih menghargai makanan yang disediakan dan menunjukkan sikap yang lebih baik.

Kini, dengan adanya pembinaan dari Pemkab Bogor, diharapkan para kepala desa dapat lebih bijak dalam bertindak, terutama di era digital yang serba cepat menyebarkan informasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan