bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, meluncurkan uji coba program makan bergizi gratis bagi siswa di dua sekolah, yaitu SDN Pakansari 1 dan SMPN 3 Cibungbulang. Program yang didukung dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jabar Banten (BJB) ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa dengan membagikan makanan sehat seharga Rp15 ribu per porsi.
Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri, saat meninjau uji coba di SDN Pakansari 1, mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan gizi anak.
“Nilai dari makanan beserta susu kemasan yang dibagikan selama lima hari ini mencapai Rp141.930.000,” kata Bachril pada Jumat.
Program uji coba ini dimulai di SDN Pakansari 1 pada 1–7 November 2023 dengan penerima sebanyak 665 siswa. Selanjutnya, program akan berlangsung di SMPN 3 Cibungbulang pada 18–22 November dengan penerima 829 siswa.
Menurut Bachril, pelaksanaan program ini melibatkan kerja sama lintas sektor antara Pemkab Bogor dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami melakukan kolaborasi dengan sistem katering yang melibatkan potensi lokal melalui Dinas Koperasi dan UMKM,” ungkap Bachril. Ia menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan bertanggung jawab atas pemenuhan gizi, sementara sayuran dan bahan lainnya disuplai oleh petani binaan Dinas Pertanian dan Hortikultura.
Pengolahan sampah dalam program ini juga terkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, dan sosialisasi dilakukan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
Program ini mendapat apresiasi dari Komisi IX DPR RI yang melakukan kunjungan kerja spesifik di SDN Pakansari 1. Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI, M Yahya Zaini, merasa kagum melihat antusiasme para siswa yang menerima makanan bergizi gratis.
“Kami melihat betapa bahagia dan antusiasnya para siswa, program ini memberikan dampak positif,” kata Yahya.
Ia menyatakan bahwa Komisi IX DPR RI akan terus memantau dan mengevaluasi program ini melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama Badan Gizi Nasional.
“Kami juga akan memperhatikan detail pelaksanaan, seperti waktu pemberian makanan agar tidak mengganggu kegiatan belajar,” tambah Yahya.
Program makan bergizi gratis ini diharapkan menjadi solusi untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak-anak sekolah di Kabupaten Bogor, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta.






