Pemkab Bogor Gelar Seleksi Terbuka untuk Tiga Jabatan Kepala Dinas

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, sedang melaksanakan seleksi terbuka untuk mengisi tiga jabatan pimpinan tinggi pratama atau setingkat kepala dinas yang saat ini masih belum terisi.

Seleksi ini digelar sebagai bagian dari mekanisme transparansi dan akuntabilitas dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan birokrasi daerah.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa tiga posisi kepala dinas yang tengah dilelang saat ini adalah:

  • Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang)
  • Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)
  • Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)

“Sekarang lagi seleksi terbuka,” ujar Ajat singkat saat dikonfirmasi di Cibinong, Senin (9/6/2025).

Ajat menegaskan bahwa proses seleksi terbuka ini dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengharuskan pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif.

Meski belum merinci tahapan dan jadwal pelaksanaan, ia memastikan bahwa seluruh proses dijalankan oleh panitia seleksi independen dan sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto telah melantik 13 pejabat pimpinan tinggi pratama pada momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 yang digelar Selasa (3/6) lalu. Seluruh pejabat tersebut merupakan rotasi dari pejabat lama.

“Proses ini dilakukan secara objektif berdasarkan hasil seleksi panitia, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Tidak ada pejabat baru, seluruhnya merupakan pejabat lama yang ditempatkan pada jabatan baru,” kata Rudy dalam keterangannya.

Rudy menambahkan bahwa langkah rotasi dan seleksi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja pemerintahan serta percepatan realisasi program pembangunan.

Selain jabatan kepala dinas, Rudy juga mengungkapkan bahwa beberapa posisi eselon III masih kosong dan akan segera diisi. Namun, prosesnya saat ini terkendala regulasi karena ia bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi belum genap enam bulan menjabat.

“Tentu kami masih menunggu kebijakan dari BKN dan Kemendagri terkait hal tersebut,” ujar Rudy.

Dengan berlangsungnya proses seleksi terbuka ini, publik menaruh harapan agar pengisian jabatan strategis di Pemkab Bogor benar-benar menghasilkan sosok yang kompeten, integritas tinggi, serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan