Fungsi Hutan Kritis, Pemkab Bogor Sambut Program Upah Penanaman Pohon

Pemkab Bogor mendukung program Pemprov Jawa Barat yang memberi upah Rp50 ribu per hari kepada warga yang ingin menanam pohon.

bogortraffic.com, BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan dukungan terhadap wacana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berencana memberikan upah Rp50 ribu per hari bagi warga yang ingin menanam pohon.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menegaskan bahwa Pemkab Bogor mendukung penuh kebijakan tersebut. Ia menyebut Program tersebut digagas sebagai langkah mengembalikan fungsi hutan yang saat ini dinilai semakin kritis.

Bacaan Lainnya

“Jadi ini bentuk kepedulian dan bentuk kebijakan yang inisiatif pak KDM yang harus kita dukung, menurut saya gitu. Ini satu persoalan mendukung setiap penanaman pohon,” kata Teuku dikutip Radar Bogor, Rabu 3 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab besar terhadap keberlanjutan lingkungan. Dampak hilangnya hutan dapat terlihat jelas dari berbagai kejadian bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah.

“Kita kan sudah liat bagaimana dampak dari hilangnya hutan atau ditebang nya banyak pohon di Aceh, Sumatera Barat dan Utara kan,” jelas dia.

Masih Ada Tantangan Teknis Soal Anggaran

Kendati mendukung, Pemkab Bogor menyoroti persoalan teknis dalam pelaksanaan program ini, terutama terkait penganggaran pembayaran upah kepada warga.

“Apakah anggaran di Jawa Barat atau anggaran dishare Kabupaten Kota. Sementara mungkin banyak Kabupaten Kota yang sudah ketuk palu anggaran yang tidak melakukan itu,” tutur dia.

“Program ini apakah sudah dirancang oleh KDM udah masuk program APBD 2025 walaupun dilaksanakan akhir tahun atau dirancang di tahun 2026, problemnya dari sisi anggaran,” tambah dia.

Bogor Sudah Punya Program Penghijauan Sendiri

Sebelum wacana program insentif ini muncul, Pemkab Bogor telah menjalankan program pelestarian hutan melalui satu Kecamatan satu Hutan Kota.

“Dan ini yang ini kita sudah lakukan dan sudah mulai inisiasinya kemarin di Taman di Cisarua,” ujar dia.

Teuku memastikan bahwa pihaknya tetap menunggu rincian teknis lanjutan dari Pemprov Jawa Barat terkait mekanisme pelaksanaan program upah menanam pohon tersebut.

“Mengaitkan kebijakan KDM ini seperti apa nah itu ada langkah teknis yang harus dilakukan, kalo persoalan mendukung pasti kita dukung,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menyampaikan rencana pemberian insentif sebesar Rp50 ribu untuk warga yang menanam pohon sebagai upaya mempercepat rehabilitasi lingkungan di berbagai wilayah provinsi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan