bogortraffic.com, BOGOR- Penghuni mesti menjaga kebersihan rumah, termasuk tempat tidurnya. Seprai kasur perlu diganti, lalu dicuci secara rutin agar bebas dari kotoran tak kasat mata.
Setelah mengganti seprai, penghuni rumah tentu merasa tidur lebih nyaman. Tak sekadar soal kenyamanan, mencuci seprai kasur secara rutin juga penting buat kesehatan lho. Berbagai dampak buruk bisa muncul cuma karena jarang cuci seprai.
Risiko Jarang Ganti Seprai Kasur
Dilansir dari Good Housekeeping, saat penghuni tidur di kasur, seprai mengumpulkan kuman, sel kulit mati, minyak, hingga keringat. Semua itu bikin kasur kotor meski hanya dipakai buat tidur.
Menunda-nunda cuci seprai mungkin terasa menggiurkan bagi sebagian orang. Namun, kebiasaan itu dapat berdampak buruk pada penghuni rumah.
“Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan jerawat pada individu yang rentan, serta mendorong pertumbuhan mikroba, yang dapat menyebabkan bau tidak sedap,” ucap Noah Pinsonnault, dilansir dari Good Housekeeping.
Ia menyebut orang-orang mulai menyadari perubahan bau pada seprai setelah sekitar 14 hari.
Selain itu, seprai dapat terus terpapar tungau debu serta berkembang biak. Hal ini dapat memicu alergi dan serangan asma pagi penghuni yang sensitif menurut American Lung Association.
Seberapa Sering Harus Ganti Seprai?
Pinsonnault mengatakan waktu untuk mencuci seprai bisa berbeda-beda tergantung gaya hidup dan kebiasaan penggunanya. Namun, ia menyarankan untuk mengganti seprai seminggu sekali.
“Mencuci seprai seminggu sekali adalah rekomendasi standar bagi kebanyakan orang,” katanya.
Sementara itu, analis ulasan perawatan rumah, Emma Seymour mengatakan orang yang sering berkeringat sebaiknya mencuci seprai lebih sering daripada seminggu sekali. Ia bahkan menyarankan agar langsung mencuci seprai setelah banyak berkeringat malam sebelumnya atau menyadari ada bekas keringat.
Itulah pentingnya mengganti dan mencuci seprai dengan rajin. Selain meningkatkan kenyamanan tidur, kebiasaan ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh dari berbagai risiko penyakit.






