bogortraffic.com, TANGERANG SELATAN – Upaya mempersiapkan sekolah-sekolah di Indonesia menghadapi era Artificial Intelligence (AI) ditegaskan lewat penyelenggaraan Education Leader Summit 2026. Acara ini dirangkaikan dengan Grand Opening HP World BSD Serpong serta IT Galeri Experience & Learning Center.
Peresmian pusat teknologi ini berlangsung di Ruko South Goldfinch, BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (8/1/2026). Fasilitas ini dihadirkan sebagai pusat penjualan perangkat mulai dari laptop, desktop, hingga layanan servis IT, sekaligus sebagai solution partner untuk kebutuhan pendidikan, bisnis, dan profesional.
CEO IT Galeri, Jo Susanto, menyampaikan bahwa pusat ini dihadirkan sebagai ruang temu antara ekosistem teknologi global dan penguatan talenta lokal.
“Inovasi membutuhkan rumah. Situs ini adalah titik temu antara Teknologi Global dari mitra seperti HP, Qualcomm dan Microsoft dengan Talenta Lokal. IT GALERI membangun pusat ini bukan hanya untuk memajang masa depan, tapi agar Anda bisa menyentuh, merasakan, dan menciptakannya. Kunjungi IT GALERI Experience and Learning Center!,” kata Jo Susanto.
Dalam kolaborasi ini, IT Galeri menggandeng Coding Studio sebagai penyedia pendidikan teknologi serta HP World BSD Serpong sebagai experience center resmi. Fasilitas ini menghadirkan demonstrasi perangkat AI-ready dari HP dan Snapdragon, serta ruang pembelajaran praktis bagi transformasi digital sekolah.
Prosesi pengguntingan pita melibatkan unsur pimpinan dari HP, Qualcomm, IT Galeri, Coding Studio, serta Perkumpulan SPK Indonesia.
Rangkaian acara berlanjut dengan Education Leader Summit 2026 di The Springs Club, Summarecon Serpong. Forum bertajuk “Future-Proofing Education for School: Leadership Wisdom in the Age of AI” ini dihadiri oleh sekitar 100 pimpinan yayasan dan kepala sekolah dari berbagai wilayah Indonesia.
Pada forum tersebut, Jo Susanto kembali menekankan pentingnya peran pemimpin sekolah dalam mengadopsi teknologi.
“Technology defines what is possible, but Leadership defines what is valuable. Itulah mengapa kita ada di sini hari ini—untuk memastikan teknologi canggih ini dipimpin oleh nilai-nilai pendidikan yang benar,” ucap Jo Susanto.
Diskusi dalam summit ini menyoroti integrasi AI dalam pembelajaran, kesiapan digital guru, hingga keamanan komputasi masa depan. Hadir pula pembicara dari Novalearn Hong Kong dan HP Indonesia.
Acara ditutup dengan visi strategis dari Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, yang menegaskan bahwa kepemimpinan dan tata kelola adalah kunci agar teknologi benar-benar memperkuat kualitas pendidikan nasional.






